twilight

The Twilight Saga : Breaking Dawn Part 2

Posted on Updated on

Akhirnya sekuel terakhir dari seri vampir ini selesai.  Masih disutradarai Bill Condon,ternyata lumayan oke lah untuk sebuah ending yang dinantikan.

Di bagian ke 2 ini Bella (Kristen Stewart) mantap menjadi vampir. Dan segala perubahan fisiknya berubah menjadi lebih kuat,indera penlihatan dan penciumannya menjadi tajam,keinginan untuk meminum darah manusiapun amat kuat. Edward (Robert Pattinson) lah yang mengajarkan Bella untuk berburu hewan,meminum darah hewan bukan manusia.

Sedangkan putri mereka, Renesmee (Mackenzie Foy) menjadikan ia setengah vampir dan setengah manusia. Pertumbuhan fisiknya pun setiap hari begitu cepat.  Nampaknya di akhir film ini semua keluarga saling menerima keberadaan Bella dan Edward terutama Jacob (Talor Lautner). Bahkan ia bersedia menawarkan diri sebagai pelindung Renesmee.

Masalah datang berawal dari apa yang dilihat oleh Irina (Maggie Grace) terhadap Renesmee saat sedang bermain dengan Bella dan Jacob. Irina mengira Renesmee adalah ‘anak abadi’. Anak abadi harus dimusnahkan karena dilarang dan sulit diatur. Maka Irina melaporkan kejadian ini kepada Volturi.

Sementara itu Edward Cs berusaha mencari saksi-saksi bahwa Renesmee bukanlah anak abadi,ia bukan anak vampir melainkan masih setengah manusia. Carlisle (Peter Facinelli) dan yang lainnya membujuk saudara dan kerabat mereka untuk mau bersaksi dihadapan Volturi. Sedangkan Alice (Ashley Greene) dan suaminya memilki agenda yang lain,mereka memisahkan diri untuk mencari saksi hidup.

Tibalah klan Volturi datang,maka pertempuran itu hanyalah bayangan seandainya Aro (Michael Sheen) masih ragu akan Renesmee.

Aha..saya pikir pertempuran itu akan berlanjut,tapi ternyata twist yang ada di film ini J. Walaupun film ini juara di Razzie Award sebagai film terburuk 2013,saya tak terpengaruh dengan hal seperti itu. Bisa jadi itu malah mengangkat nama film ini agar ditonton lebih banyak lagi.

Intinya saya hanya ingin tahu kelanjutan The Twilight Saga ini. Puas,karena penutup film ini dibuat dengan baik.

Gambar

The Twilight Saga: Breaking Dawn – Part 1 Dec 16, ’11 9:56 AM

Posted on Updated on

for everyone
Category: Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy
Bella,Bela,Bella…
Film Twilight Saga:Breaking Dawn Part 1 ini
menurut saya isinya lagi-lagi tenntang Bella. Tak
heran Twihard (fans Twilight) merasa ‘klepek-
klepek’ tiap kali nonton film ini. Bisa dilihat sendiri
betapa beruntungnya Bella,di cintai 2 pria yang
sama-sama memilki kelebihan,disanjung oleh
mereka,dilindungi pula oleh mereka dan merasa
diterima oleh keluarga Edward sendiri. Pasti
cewek-cewek pada ngiri tuuhh….
Adegan dibuka dengan persiapan pernikahan
antara Edward dan Bella (siapa lagi..). Ya,akhirnya
Bella mendedikasikan dirinya terhadap Edward.
Tinggal Jacob yang harus legowo hihihi…
Setelah itu yang ditunggu-tunggu oleh Twihard
pastinya adalah acara bulan madu mereka.
Melihat kemesraan mereka berdua,wiih…seperti
orang-orang bilang,dunia serasa milik berdua :p.
Bila sepasang manusia menikah dan memiliki
keturunan adalah hal yang membahagiakan bagi
siapapun tentunya. Tapi..di film ini kehamilan
Bella malah yang ada bikin ribet. Janin yang
dikandungnya ibaratnya menguras tenaga dan
asupan sang ibu.
Lihat Bella kurus kering begitu malah
menakutkan. Menakutkannya itu rasanya Bella
mengandung bukan anak manusia (emang
iyaa..kaann) hehehe…
Jadi…cerita bergulir untuk menyelamatkan
Bella,kalau beruntung siih bisa selamat dua-
duanya.
Di akhir cerita sang anak telah lahir namun Bella
tidak berdaya,dan akhirnya meninggalkan
Edward dan lainnya…eiitss…tapi tunggu
dulu…Masih ada part 2 dimana saat akhir adegan
Bella akan menjadi makhluk abadi serupa
suaminya 😀
Positifnya adalah mereka melakukan malam
pertamanya setelah menikah. Nah…jarang kan
cerita di film ada yang model begini.
Eh,tapi saya suka niih..sama soundtrack di film
ini. Enak didenger :).
Tags:

The twilight Saga: Eclipse Jul 26, ’10 11:34 AM

Posted on

for everyone
Category: Movies
Genre: Romance
Senin | 26 Juli ’10 | 10.18 WIB

Apa jadinya anak jaman sekarang bila tak ada jenis tontonan mendayu-dayu seperti kisah Edward dan Bella di “Twilight Saga:Eclipse” ini…??Ngambek kali yaa..atau pelarian nya ke horor lagi horor lagi.

Aku sendiri belum pernah membaca kisah novel karya Stephanie Meyer ini. Jadi asal berangkat nonton aja hehe…Awalnya karena memang dibuat mabuk oleh seri pertamanya yakni Twilight. Kisah perempuan yang didamba lelaki walaupun keturunan vampir dan berusaha melindungi..ciee…ditambah soundtracknya yang bikin terngiang-mgiang dan pas dengan adegan yang dilakonkan :).

Karena itu,gak ketinggalan nonton yang ke dua,New Moon…eh.. ternyata malah kurang ciamik,cenderung mengecewakan. Disinyalir karena sang sutradara yang berbeda jadi pengejewantahannyapun membosankan karena kebanyakan diisi oleh dialog-dialog panjang. Yang hanya membuat kita pegal duduk di bioskop.

Nah,kalau yang ketiga ini,Eclipse. Pertama,karena langsung ngeh dengan soundtracknya terutama saat adegan Edward melamar Bella di kasur pula haha…musiknya Sia – My Love…hmm…dibikin naik turun. Trus lagu Let’s Get Lost dari Beck and Bat For Lashes diawal cerita saat Bella menghubungi Jacob. Dan tentunya string-string yang di aransemen oleh Howard Shore.

Diperankan oleh pemain yang sama di film sebelum-sebelumnya. Pergantian pemeran hanya Victoria yang dimainkan oleh Bryce Dallas Howard. Dan sosok Riley Biers (Xavier Samuel) yang kelihatan ganteng malah setelah menjelma jadi vampir hahaha….
Film yang tag line nya “It all begins … With a choice” ini memang berisikan tentang pilihan dan terutama keputusan Bella. Seperti apa yang dikatakan oleh Jessica saat pidato kelulusan

“When we were five, they asked us what we wanted to be when we grew up. Our answers were things like, astronauts, president… or in my case, a princess.”

“When we were ten, they asked again. We answered, a rock star, cowboy, or in my case, a gold medalist. But now that we’re grown up, they want a serious answer. Well, how about this. Who the hell knows?”

“This isn’t the time to make hard and fast decisions; this is a time to make mistakes. Take the wrong train and get stuck somewhere. Fall in love… a lot. Major in philosophy, because there’s no way to make a career out of that. Change your mind, and change it again, because nothing’s permanent. So, make as many mistakes as you can. That way, someday, when they ask what we want to be, we won’t have to guess… we’ll know.”

Pas banget kan buat para remaja yang bimbang dalam mencari jati diri hehe….
Dialog-dialog yang dilontarkan menurutku memang agak berbobot dan cukup tidak membosankan. Apa karena sutradaranya memang sudah berganti?? hmm….

Walaupun inti cerita sebenarnya hanya berkutat diantara Bella,Edward dan Jacob. Dimana gak ada yang mau mengalah untuk saling cinta,saling melindungi,saling membutuhkan,pffhh….remaja banget lahh…Segi positifnya disini sang lelaki pujaan (Edward) tidak ingin melakukan hubungan intim bila belum resmi menikah. Sweet kan? atau kuno? seperti yang dikatakan Bella. Tapi Film ini bisa membuat terngiang-ngiang baik ucapan yang dilontarkan maupun soundtracknya (menurut saya lho…).

Dan mungkin aneh juga ya…di film tersebut Bella sepertinya kerjanya keluyuraann terus,menghabiskan waktu dengan 2 pria kesayangannya. Hmm….saat diungsikan kemah di atas gunung yang bersalju dan pastinya dingin itu,kenapa Bella kuat tidak mengenakan jaket yaa..padahal malam sebelumnya Bella mengigil kedinginan hmmm….

Wanitaa………,tinggal dipilih deh…mau yang blak-blakan berdarah panas dapat malih rupa menjadi serigala seperti Jacob atau….. keturunan vampir ratusan tahun seperti Edward yang berdarah dingin nan menawan karena lebih terlihat ‘mengalah’ dan hormat kepada sang wanita.

Edward:

“Isabella Swan, I promise to love you every moment of forever. Would you do me the extraordinary honor of marrying me?”

Tags: