the kite runner

The Kite Runner Feb 9, ’09 11:27 AM

Posted on Updated on

for everyone
Category: Movies
Genre: Drama
Monday | 9 Pebruari ’09 | 11.13 WIB
Sudah baca novelnya,sekarang lihat
filmnya…ternyata…nggak jauh beda dengan
novelnya trus mengharukan. Lihat Hassan kecil
dimainkan oleh Ahmad Khan Mahmoodzada yang
wajahnya innocent,lucu dan menggemaskan
semakin kasihan pada tokoh ini. Rasanya ingin
melindungi si Hassan kecil ini. Pengabdian Hassan
ini betul-betul besar untuk Amir (Zekeria
Ebrahimi).
Adegan penting Hassan kecil “tertangkap” Assef
kecil (Elham Ehsas) sangat mengharukan dan
bikin tambah sebel dengan sikapnya Amir kecil.
Belum lagi saat Hassan kecil dan Ali (Nabi Tanha)
harus meninggalkan Amir dan
Babanya…hiks..hiks…
Pokoknya aku terkesan dengan kisah ini saat
mereka kecil,bermain bersama,membaca cerita
bersama..rasanya damaii banget.
Kata-kata yang ada di novel juga dimunculkan di
film ini,jadi kalau yang udah baca novelnya pasti
tahu. David Beniofff,Screenplay film ini kayaknya
pas deh menyelipkan kata-kata di tiap
adegannya. Jadi dialog-dialog penting di novel
dikutsertakan di film ini.
Memang nggak semua kisah harus dituangkan di
fil ini siih…saat Baba (Homayoun Ershadi)
memberi hadiah Ultah pada Hassan yaitu operasi
bibir sumbing,difilm itu nggak ditampilkan.
Pencarian Amir dewasa (Khalid Abdalla) untuk
menemukan keponakannya yaitu anak dari
Hassan,Sohrab (Ali Danish Bakhtyari) juga
ditampilkan seperlunya saja,kalau keseluruhan
kelamaan kali yaaa…
Baca novelnya,lihat filmnya..Awesome!
For You,a Thousand Times Over!
Tags:

Iklan

The Kite Runner Jan 5, ’09 3:32 PM

Posted on

for everyone
Category: Books
Genre: Literature & Fiction
Author: Khaled Hosseini
Monday | 05 Januari ’09 | 15.13 wib

Amir dan Hassan adalah sahabat kental,Amir dan Hassan adalah saudara sepersusuan,Amir dan Hassan juga ternyata adalah saudara tiri…

Dilatarbelakangi perang Afghanistan. Kisah yang nyaris diceritakan dengan sangat detail. Dari awal kisah persahabatan Amir dan Hassan. Hassan yang akan melakukan apapun untuk Amir..”Untukmu,yang ke seribu kalinya”. Amir yang merasa bersalah terhadap Hassan dan bersikap keras terhadap dirinya sendiri,hingga dalam suatu masa hal tersebut harus “dibalas” dengan cara yang bertahap pada kehidupan pribadinya,hubungannya dengan ayahnya juga kelak terhadap keluarganya sendiri.

Di tengah-tengah cerita mengkisahkan hubungan Amir terhadap ayahnya (Baba),setelah Hassan dan Ali (ayah Hassan) pergi meninggalkan mereka. Hingga Amir bertemu dengan wanita yang kelak menjadi istrinya (Soraya). Di tahap ini rasanya mulai membosankan,karena menurutku yang seru adalah hadirnya tokoh Hassan dalam kehidupan Amir.

Tapi di bab-bab terakhir,tabir yang selama ini menyelimuti Amir mulai terbuka,usai Baba wafat. Ia pun harus ke Afghanistan menemui Rahim Khan (sahabat Baba). Disinilah ia seperti mendapatkan balasan akan kesalahan-kesalahan lalu dengan Hassan. Dan Hassan selalu saja memiliki jiwa besar,dan kenangan yang terbaik bagi Amir…

Amir menjemput Sohrab (putra Hassan),dengan segala rintangan yang dihadapi. Cukup terharu di bab ini,karena perjuangan dan kepasrahan Amir yang tak menyerah.

Novel lama tapi masih relevan,detail cerita yang dibangun Khalled mampu membuat cerita semakin menarik,mengharukan juga menggemaskan. Perang sellau menyengsarakan rakyat sipil,dan merugikan serta trauma yang ditinggalkan yang perlahan tak pernah hilang.

Digambarkan begitu penyayangnya Hassan,begitu juga sikap Baba terhadap keduanya dengan cara yang berbeda,karena Baba pun memiliki rasa yang tidak berbeda dengan apa yang Amir sesalkan. Rasanya membayangkan Hassan yang berbeda dengan Amir yang berangkat dari keluarga sangat sederhana timbul rasa iba,namun nampaknya Hassan cukup bijak terhadap dirinya.

Novel bagus untuk pengembangan jiwa.

Tags: