jogja

Kereta Api Krakatau

Posted on Updated on

Setelah libur lebaran yang cukup lama dan menyenangkan kami harus kembali ke Jakarta. Kembali ke ibukota Jakarta adalah hal yang pasti yang tidak pasti adalah moda transportasi yang akan kami gunakan,hal ini berhubungan dengan ketersediaan tiket yang kami pesan.

Akhirnya kami sekeluarga menggunakan jasa Kereta Api,dan kereta yang kami tumpangi adalah…Kereta Api Krakatau. Ini adalah kereta ekonomi. Eits…jangan salah nama boleh saja ekonomi tapi ternyata kereta Krakatau ini baru saja diluncurkan di bulan Juli tahun 2013 ini. Jadi segala fasilitasnya masih gress dan baru.

Sebenarnya kereta Krakatau ini berangkat dari Madiun hingga tujuan akhir Merak. Kami naik dari stasiun Lempuyangan Jogja pukul 12.30. Dengan harga tiket 150.000 per orang untuk anak-anak usia 1 tahun dikenakan biaya 10 persennya.

Seperti yang saya tulis diatas,kereta ekonomi ini design interiornya masih baru,bahkan kursinyapun masih ada plastik pembungkusnya hihihi…
Kereta ber AC ini dilengkapi toilet yang cukup luas dan ketersediaan air bersih. Tempat duduk dibuat 2-2 sisi kanan kiri seperti kereta bisnis,terlihat lapang dan terang. Penunjuk pemberhentian stasiunpun dibuat jelas. Apabila gadget anda habis baterai tak perlu khawatir,di masing-masing tempat duduk disediakan tempat untuk merecharge gadget anda.

Restorasi pun sepanjang perjalanan menyediakan makanan dan minuman hangat maupun dingin.

Yang perlu jadi perhatian untuk penumpang terutama bila pergi bersama keluarga dimana harus duduk berhadapan istilahnya bareng-bareng atau sama-samalah (namanya juga satu keluarga tho :)) adalah masalah tempat duduk. Karena kereta ekonomi tempat duduknya tidak dapat di ubah maju atau mundur seperti kereta bisnis,maka harus diperhatikan dan diingat mana nomor tempat duduk yang saling berhadapan. Karena hal ini sempat menjadi pengalaman kami dan penumpang lain yang sama ruwetnya dan harus bertukar posisi tempat duduk.

Lalu mengenai pintu toilet yang mudah dibuka dari luar padahal di dalam sedang ada yang menggunakan. Informasi di pintu apakah ada atau tidak di dalam toilet kurang terlihat jelas.

Satu lagi yakni jam kedatangan kereta ini di stasiun Pasar Senen yang sudah malam. Kadang ini jadi menyulitkan bagi sebagian orang dan yang biasanya sudah istirhat di rumah,ini malam-malam baru sampai di rumah.

Tapi menurut saya kereta yang baru ini sudah cukup bagus dengan segala fasilitas dan waktu yang tepat. Diharapkan siih…fasilitas-fasilitas tersebut tidak hanya berhenti sementara lalu dirusak oleh tangan-tangan yang tak bertanggung jawab. Kita lihat setahun kedepan atau 6 bulan lagi masih bagus atau tidak yaa…..:))

Iklan

Bantul Ayam Resto

Posted on Updated on

Selepas lelah dan lapar dari Gembiraloka,kami sepakat untuk jajan ayam bakar. Maka tujuan yang dituju adalah Bantul Ayam Resto terletak di Jln. Parangtritis Km. 6 Bantul, Yogyakarta.

Suasana disana dibuat semi outdoor ,bangunannya yang dominan bambu membuat suasana seperti di desa padahal namanya Resto,jadi ini Resto ala pedesaan :). Ternyata menu disini tidak hanya ayam bakar saja tapi bebek,ikan dan steak pun ada.

Kami sekeluarga sebagian besar memesan ayam bakar kampung dan bebek goreng dengan nasi serta lalapan.
Entah karena lapar atau memang hasil bakaran ayam disini enak. Begitulah yang kami rasakan. Ayamnya empuk bumbunya meresap enak dan gurih,sambalnyapun cukup pedas apalagi disajikan masih hangat. Tak heran tandas semua hehehe….

Jadi ingin kesana lagi :p

Gembiraloka Zoo

Posted on Updated on

Kali ini wisata lebaran 2013 adalah…ke Gembiraloka Zoo di Jogjakarta. Entah sudah berapa tahun saya tidak ke kebun binatang ini,seingat saya dulu masih kecil. Sekarang saya sudah membawa anak kecil,anak sendiri dan suami tidak lupa keluarga besar juga 🙂

Dengan HTM Rp 25000 per orang kita dapat menikmati berbagai aneka satwa juga wahana yang menarik. Saya dan keluarga tidak banyak mengikuti atau memasuki banyak wahana yang disediakan. Saya lebih menitikberatkan pengenalan hewan-hewan kepada anak saya. Berusaha untuk mendekat,membelai dan berfoto saja dulu.

100_1468

Dalam bayangan saya kebun binatang itu kotor,penuh orang dan ramai.
Ternyata kini Gembiraloka sudah jauh lebih baik. Lebih bersih,lebih teratur dan lebih manusiawi. Bahkan kebun binatang Ragunan mungkin kalah niih…

Penataan hewan-hewan berdasarkan komunitasnya di atur semenarik mungkin ditemani petugas yang bersahabat baik laki maupun perempuan dan berseragam rapi tentunya.

Anakpun cukup senang dapat melihat jenis hewan dari orangutan,simpanse,harimau,aneka ikan,aneka jenis burung dan komunitas reptil. Saya sekeluarga cukup puas dapat libur lebaran di Gembiraloka bersama ayah,ibu,saudara,suami dan anak tentunya.

What a wonderful vacation 🙂