divergent

Insurgent

Posted on Updated on

Film sekuel jarang sekali ada yang bisa sukses seluruhnya.  Di sekuel kedua Divergent kali ini yakni Insurgent menurut saya tergolong biasa saja. Mungkin karena saya sudah terkesima dengan film yang pertama yakni dari sisi pemain dan jalan ceritanya.  Insurgent hanya membuat saya sekadar ingin tahu kelanjutan dari ceritanya saja.

image

Tris (Shailene Woodley), Four (Theo James),Peter (Miles Teller) dan adik Tris, Caleb (Ansel Elgort) kini berada di faksi Amity demi bersembunyi dari Jeanine (Kate Winslet) dan juga untuk membangun kekuatan kembali untuk pembalasan selanjutnya. 
Jeanine dan anak buahnya pun terus melakukan provokasi terhadap semua faksi. Dalam melakukan aksinya anak buah Jeanine  menemukan sebuah kotak rahasia dimana hanya dari kaum Divergent lah yang dapat membukanya.

Maka pencarian Divergent dimulai, tentunya Tris yang diinginkan Jeanine sebagai contoh percobaan sekaligus yang mampu membuka kotak rahasia tersebut.

This is what happens to people that get close to me. They get hurt or they die. I can’t forgive myself.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, Insurgent dibuat sekadarnya, bahwa ini hanya sebuah syarat sekuel kedua telah hadir, selanjutnya setelah menyaksikan film ini tak ada kesan mendalam yang diingat.

Mungkin akting Miles sebagai Peter dapat menjadi pengalihan, karakternya yang berubah-ubah tapi  mengkhawatirkan :)) membuat adegan kembali hidup.

Insurgent

Semoga sekuel berikutnya dapat memberi kesegaran bagi penonton yang menyaksikan dan tidak lagi hanya sekadar pengenalan Tris dan teman-temannya.

It’s been over 200 years. Who knows what’s out there?

Iklan

Divergent

Posted on Updated on

Ini adalah film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Veronica Roth,temanya hampir sama dengan kisah The Hunger Games,yang bergenre dystopia. Saya belum pernah membaca novelnya,tapi saya cukup puas setelah menyaksikan filmnya,menghibur dengan bintang-bintang muda yang prima dan terlihat matang 😉

We’re lucky to be in the city. They say the war was terrible, that the rest of the world was destroyed. Our founders built the wall to keep us safe, and they divided us into five groups, factions, to keep the peace. The smart ones, the ones who value knowledge and logic, are in Erudite. They know everything. Amity farm the land. They’re all about kindness and harmony, always happy. Candor value honesty and order. They tell the truth, even when you wish they wouldn’t. And then there’s Dauntless. They’re our protectors, our soldiers, our police. I always thought they were amazing. Brave, fearless and free. Some people think Dauntless are crazy, when they kind of are.

Divergent3

Kota Chicago,diceritakan masyarakatnya terdiri atas lima faksi yang berbeda. Pertama,Abnegation adalah sosok yang selalu mementingkan orang lain dan siap membantu kepada siapapun. Faksi ini duduk dalam pemerintahan.
Kedua,Erudite yang terdiri atas orang-orang cerdas,haus akan ilmu pengetahuan. Ketiga,faksi Amity adalah kaum yang senang bertani. Keempat,Candor mereka selalu bicara jujur. Mereka berperan dalam bidang hukum. Dan yang terakhir adalah Dauntless,mereka dianggap palin berani. Merekalah yang mengendalikan keamanan di kota tersebut.

Divergent1

Beatrice Prior (Shailene Woodley) dan Caleb Prior (Ansel Elgort) mereka adalah putra putri yang telah dewasa dari keluarga ayah Andrew (Tony Goldwyn) dan ibu yang kuat,Natalie dimainkan dengan baik oleh Ashley Judd. Keluarga mereka adalah termasuk kaum Abnegation.
Dimasa mereka dewasa diwajibkan memilih satu diantara lima faksi. Setelah mereka memilih faksi,maka kepentingan faksi akan selalu diutamakan dibandingkan keluarga. Maka tak heran apabila mereka memilih berseberangan dengan faksi sebelumnya akan menjadi ‘musuh’ bagi keluarganya.

Saat tes masuk tiba,bagi Beatrice ini sebenarnya merupakan hal yang mudah seperti Caleb atau yang lainnya. Namun,hasil tes yang didapat Beatrice jauh berbeda dan hal tersebut bisa jadi ancaman. Hasil tes Beatrice memiliki lebih dari satu faksi,apa yang mereka sebut sebagai Divergent. Ia dapat menjadi Abnegation,Erudite maupun Dauntless. Tapi hal ini malah justru bukan sesuatu yang membanggakan,mulai sejak itu ia diharapkan selalu waspada karena kemungkinan akan dimusnahkan.

You’re different. You don’t fit into a category. They can’t control you. They call it Divergent. You can’t let them find out about you. 

Tetapi karena jauh didasar hatinya Beatrice selalu ingin seperti Dauntless,maka ia memilih Dauntless. Jadilah hari-hari kesibukannya diisi dengan latihan fisik yang dilatih mentornya yakni Four yang dimainkan dengan matang oleh Theo James. Belakangan Four pun memiliki latar yang sama dengan Tris (Beatrice mengganti nama setelah masuk Dauntless) dan hubungan merekapun tidak hanya sejauh antara pelatih dan murid baru.

I don’t want to be just one thing. I can’t be. I want to be brave, and I want to be selfless, intelligent, and honest and kind. Well, I’m still working on kind.

Kenyataan mulai bicara saat kaum Erudite ingin memusnahkan kaum Abnegation yang berada dalam kepemimpinan. Tidak lepas bagi kaum Divergent pun akan mendapat balasan. Melalui pimpinan mereka Jeanine (Kate Winslet) berupaya dengan prajurit-prajurit Dauntless dengan serum buatan mereka agar dapat membuat Dauntless menuruti keinginan Erudite.

Maka,Tris dan Four berjuang menyelamatkan kaum Abnegation terutama keluarga mereka. Halangan mereka hadapai dengan berani,sampai orang-orang yang mereka cintai terluka.

Divergent merupakan film dengan kesegaran berbeda dibandingkan dengan sekuel The Hunger Games terdahulu. Kekuatan yang dibangun dalam gambaran filmnya membuat kita senang menyaksikannya,detail visual yang halus dan baik menjadi hal yang positif bagi film ini.

Divergent

Setelah menyaksikan akting Shailene dan Ansel menjadi kekasih dalam The Fault In Our Stars kini mereka berhadapan menjadi kakak beradik. Lalu ada Theo James yang memerankan Four yang menyita perhatian,karena tidak hanya penampilannya yang menarik tapi juga karakternya sesuai dengan apa yang diinginkan penonton :).

We’re like the Factionless now. We’ve left everything behind, but we found ourselves and each other. Tomorrow we may have to fight again, but for now we’ll ride the train to the end of the line. And then, we’ll jump.

Ini adalah sebuah film petualangan dengan bumbu pemberontakan dan juga drama. Ditunggu kelanjutan sekuel berikutnya.

Divergent2