buku

Bumi – Tere Liye

Posted on Updated on

“Bumi kita memiliki kehidupan yang rumit. Ada sisi lain dari kehidupan selain yang biasa kita lihat sehari-hari.

Dunia lain.”

Bumi

Raib,kini usianya 15 tahun, ia selama ini memiliki rahasia yang ia pendam sendiri tanpa ada orang lain yang mengetahui termasuk orangtuanya. Raib memiliki kelebihan yakni dapat menghilang,hanya dengan menutup mukanya dengan kedua tangannya maka sekejap tak terlihat, hilang.

Raib berteman akrab dengan Seli. Walaupun Seli terlihat biasa saja,belakangan ternyata Selipun memiliki kekuatan diluar kebiasaan manusia. Ia mampu mengeluarkan petir dari tangannya dan dapat memindahkan benda-benda di sekitarnya. Selain Seli ada pula Ali,cowok yang sikapnya menyebalkan bagi Raib dan Seli. Tapi dibalik sikapnya tersebut,Ali sebenarnya memiliki kejeniusan sendiri.

Raib mulai gelisah saat sesosok tinggi kurus mulai datang ke kamarnya melalui cerminnya. Ia menekan Raib agar terus berlatih menghilangkan benda-benda dimuali dari sekitarnya. Tapi Raib tak mau semudah itu di perintah,apalagi sosok tinggi kurus tersebut menurutnya sangat keras dan jahat. Selang waktu,Raib ternyata memang mampu dapat menghilangkan benda-benda di kamarnya namun benda yang hilang tak dapat ia kembalikan lagi walaupun ia berlatih sekeras mungkin.

 
“Apapun yang terlihat,boleh jadi tidak seperti yang kita lihat. Apapun yang hilang,tidak selalu lenyap seperti yang kita duga. Ada banyak sekali jawaban dari tempat tempat yang hilang.”

 

Lalu ada Miss Selena,seorang guru matematika disekolah mereka memberikan sebuah buku PR pada Raib dengan pesannya yang terselubung. Kemudian sebuah kejadian dialami oleh Raib dan Seli yang membuat hidup mereka  berubah menjadi sebuah petualangan seru (bagi Ali :mrgreen:). Bermula akibat jatuhnya tiang listrik yang hampir menimpa Raib dan Seli. Dari peristiwa tersebut rahasia Raib dan Seli selama ini akhirnya diketahui oleh mereka bertiga termasuk Ali.

Singkat cerita mereka terlempar ke sebuah ruma,pemiliknya bernama Ilo di negeri bulan. Ilo pun merasa heran,dengan bahasa yang hanya bisa dimengerti Raib mereka bertiga berusaha mencari jalan pulang. Namun bukan jalan pulang yanga mereka temukan tetapi fakta hidup mereka terutama bagi Raib dan Seli. Dari Av,kakek dari kakek Ilo menceritakan kehidupan yang sebenarnya. Raib ternyata berasal dari klan bulan sedangkan Seli berasal dari klan Matahari. Ali termasuk klan rendah layaknya manusia biasa yang mampu beradaptasi.

Lalu sebuah pemberontakan terjadi di klan bulan,nasib mereka harus berpindah dan beraembunyi sementara,karena secara tidak langsung ini berhubungan dengan kegiatan mereka bertiga. Diketahui bahwa pemberontakan dipimpin oleh Tamus,ialah sosok tinggi kurus yang muncul di cermin Raib selama ini. Raib,Seli dan Ali terperangkap dan pada akhirnya mesti melakukan sesuatu terhadap apa yang telah dilakukan Tamus dan menyelamatkan Miss Selena yang juga tersandera oleh Tamus.

Dari judulnya kelihatannya akan menarik. Petualangan yamg mungkin menjadi serial berikutnya. Sayangnya,buku ini menurut saya tidak sesuai dengan saya,yang mungkin lebih sesuai di kalangan remaja. Jalan cerita antar tokoh terkesan masih ‘tertatih – tatih’. Seakan pembaca masih perlu diajarkan. Dalam bagian cerita rasanya seperti mirip dengan cerita lain yang berbau fantasi.

Tapi yang saya suka adalah tokoh Ali. Menurut saya Ali tidak semenyebalkan itu bagi Raib dan Seli,kalau dari usia mereka yang diceritakan,Ali terkesan wajar hanya Raib dan Seli yang berlebihan menafsirkannya. Belum lagi kecerdasan Ali yang pada akhirnya ada benarnya,tapi kadang karena keegoisan keperempuanan Raib dan seli,Ali seakan dipandang sebelah mata. Mestinya Ali yang menjadi tokoh utama di cerita ini :mrgreen: .

Bacaan yang ringan sekali,dibeberapa halaman saya melompati bagian bagian yang terkesan lama dan seakan tokoh Raib dan Seli menjadi seperti “anak kecil’ yang memang mudah takut dan labil dalam emosi dan sikap. Atau karena memang gaya cerita Tere Liye seperti itu?:D O ya,buku ini berlanjut di judul berikutnya,Bulan.

 

“Ketahuilah,sumber kekuatan terbaik adalah yang sering disebut dengan tekad,kehendak.”

Bastian dan Jamur Ajaib

Posted on Updated on

Bastian dan Jamur Ajaib

Kumpulan cerita pendek cukup asyik dibaca bila jalan ceritanya tidak membosankan dan tentunya punya sisi lain yang berbeda. Kumpulan cerpen Ratih Kumala sebuah selingan,ceritanya beragam tapi tetap enak dinikmati. Beberapa ceritanya yang berkesan seperti;

Ode Untuk Jangkrik,makhluk kecil bernama jangkrik ini bisa jadi hal penting bagi Aldi,bocah yang sedang hobi mengadu jangkrik dengan temannya. Maka dikala jangkrik yang ia pelihara kemudian tertukar dengan jangkrik untuk pakan ayam milik bapaknya,Aldi pun ngambek :mrgreen:

Nonik,Nonik sosok anak jaman sekarang yang terpenjara oleh keadaan. Sedangkan Aida,anak baik-baik yang secara kebetulan kenal dengan Nonik. Sekedar kenal sampai saat bapak-bapak dari kepolisian menanyakan tentang Nonik,Aidapun tak banyak menjawab.

Nenek Hijau,cerita ini seperti dongeng sebelum tidur. Mengisahkan banyak anak laki laki disuatu desa,apabila malam menjelang saat mereka tidur maka si anak laki laki merasa digoda oleh seorang nenek hijau kemudian membuat terbangun lalu memiliki perasaan malu. Konon setelah mengalami mimpi dengan nenek hijau keperjakaan mereka telah luntur.

Telepon,masa-masa telepon masih bernada Kring..masa dimana pacaran masih menjadi hal yang malu malu sampai keadaan menjadi tidak memungkinkan dalam sebuah pernikahan kemudian berpisah, namun dari telepon semua bisa bermula.
Saya jadi baru tahu mungkin beginilah pekerja penggali kuburan yang diminta pengembang guna mendirikan sebuah gedung,mall atau hotel. Cerita Ah Kauw sebagai penggali kuburan sepertinya  tidak direstui leluhurnya. Walaupun penghasilannya lumayan,Ah Kauw sial juga.

Rumah jompo bagi orangtua adalah hal yang membosankan. Bagi mereka,ditempatkannya di sebuah panti sudah pasti merasa dibuang oleh keluarganya. Tak ada lagi yang menyayangi dan mengurusnya. Seperti nenek Yasmin yang saat ini di rumah jompo. Ia merasa kesepian,tapi setelah ia dapat melihat seorang Lelaki di Rumah Seberang ia kini memiliki aktifitas. Mengamati kegiatan lelaki tersebut,sampai ia akhirnya menjadi saksi apa yang terjadi pada lelaki tersebut.

Foto Ibu.

“Ibuku,seperti foto-fotonya,tahu sisi mana yang paling apik yang harus diperlihatkan kepada orang lain.
Kepadaku. Meski itu berarti ia harus menahan diri.”
“Aku tahu Bu,sesekali kau ingin girang menari. Maka izinkanlah jarum bertinta itu bermain di kulitku,kau boleh berdansa di punggungku.”

Bastian dan Jamur Ajaib. Bastian harus mengobati patah hatinya. Ia berkelana mencari pil lupa cinta. Ia menemukan jamur ajaib. Beberapa waku ia lupa akan Raquel. Jamur ajaib membuat Bastian ketagihan. Karena mampu membuka luka hati.

Cukup variatif ceritanya,ada sedikit lucu lalu ada sedikit absurd kemudian cerita sendu atau mungkin cerita sehari hari. Intinya,kumcer ini lumayan,tidak terlalu jelek juga.

Critical Eleven – Ika Natassa

Posted on Updated on

Sebuah pernikahan tak mungkin akan selamanya mulus, pasti akan ditemui percikan-percikan kecil yang menguji pasangan. Terutama menguji rasa egois pada pribadi masing-masing yang selama ini mulai terbentuk. Mengalahkan ego dan kembali mengingat rasa kecintaan pada apa yang sebenarnya diraih dalam sebuah pernikahan.

Ada banyak hal dalam hidup ini yang mungkin tidak akan dimengerti orang-orang yang belum mengalaminya sendiri. (Hal. 93)

Critical Eleven

Critical eleven,11 menit masa yang kritis dalam dunia penerbangan. Tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum mendarat. Anya percaya bahwa 11 menit pertemuan baik di awal dan akhir akan mendapat kesan yang berbeda. Tentu saja karena Tanya Laetitia Baskoro selalu menggunakan pesawat dalam setiap perjalanan tugasnya. Ia banyak bertemu dengan orang yang berbeda,terutama yang duduk di samping kursinya.

Kali ini perjalanan Anya dari Jakarta-Sydney sedikit berbeda dan akan merubah jalan hidupnya. Disampingnya duduk seorang pria yang sedikit bicara. Ale namanya. Aldebaran Risjad seorang insinyur perminyakan atau biasa ia menyebutnya sebagai “tukang minyak”.

Without family,man,alone in the world,trembles with the cold. (Hal.90)

Sejak perkenalan pertama dan percakapan basa basi hingga percakapan sedikit serius Ale sudah mulai tertarik dengan Anya yang nampak cerdas. Anya pun merasakan 11 menit perkenalannya dengan Ale ternyata memberi kesan yang tak mudah dilupakan.

Singkat cerita mereka pun membina rumah tangga. Di usia yang ke lima tahun pernikahan,mereka dihadapkan pada suatu masalah yang mengharuskan mereka harus membuat pilihan demi kehidupan rumah tangga mereka.

 

Apakah sosok seseorang itu bagi kita tergolong pahlawan atau penjahat tergantung dari seberapa besar kita mau berkompromi dengan nilai-nilai yang dia anut. (Hal.112)

 

Cerita di tulis bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya. Namun keduanya diceritakan masuh memiliki rasa yang sama,gelora yang tak berubah. Dari pengalaman saya membaca karya Ika Natassa,karakter pria dan wanitanya paling tidak selalu sama,berciri khas kaum metropolitan dengan gaya hidup atas. Penulis seperti biasa menyebutkan beberapa merek,tempat atau gerai yang sudah dikenal.

Anehnya Ika dapat menghasilkan tulisan yang hampir mendekati kenyataan bagi kehidupan rumah tangga. Padahal penulis sendiri yang saya tahu belum berkeluarga.

Life is the sum of our choices. (Hal. 324)

Saya rasa peribahasa ‘rumput tetangga terlihat lebih hijau’ sesuai dengan tema novel ini. Kelihatannya Ale dan Anya adalah pasangan yang sesuai dan tanpa cela,tak ada yang mengira kehidupan rumah tangga mereka sedang bermasalah.

Love does not consist of gazing at each other,but in looking outward together in the same direction. (Hal. 330)

Ayah – Andrea Hirata

Posted on Updated on

Ayah-andrea hirata

Jarang sekali novel novel kita bercerita tentang sosok ayah. Kebanyakan yang sudah pasti adalah sosok ibu yang amat kita hormati. Andrea Hirata kali ini menulis cerita berjudul Ayah,awalnya saya sedikit pesimis,apakah bisa penulis menggali cerita dari seorang ayah. Ternyata penulis yang sudah menelurkan banyak cerita ini memang mantap sekali dalam bercerita.  

Hidup ini memang dipenuh orang-orang yang kita inginkan,tetapi tak menginginkan kita dan sebaliknya. (Hal. 165)

Ayah disini digambarkan oleh sosok Sabari yang amat menyayangi anak semata wayangnya,Zorro dan cinta mati terhadap Lena. Tak ada gambaran ayah yang membosankan tapi sebaliknya,Sabari yang sesuai dengan namanya selalu sabar,menerima takdir hidupnya. Ia tak banyak menuntut dan tak banyak berkeluh kesah.

Benar kata orang,sekuat apapun halangan,setinggi apapun tembok menjulang,tak ada yang tak dapat diluruhkan seorang anak. (Hal. 260)

Sabari yang gigih mempertahankan cintanya pada Lena sejak pertemuan pertamanya yang tak disengaja. Sabari yang tetap setia walaupun Lena sudah tak menginginkannya dan berpaling pada lelaki lain.
Tak hanya dengan Lena ia tak berputus asa. Dengan anak laki-lakinya Zorro,ia pun bisa jadi gila,perpisahan keduanya membuat Sabari hilang arah dan tak bersemangat. Hanya sahabat baiknya Tamat dan Ukun yang dapat membantu. Tamat dan Ukun berusaha mencari Zorro dan Lena ke tempat-tempat yang jauh yang pernah dikunjungi Lena.Berbekal seadanya.

Manusia bisa berada di tempat yang sama dalam waktu yang berbeda,tetapi tidak bisa berada di tempat yang berbeda dalam waktu yang sama,semua itu karena pencipta manusia mau agar manusia setia. (Hal. 267)

Mengharukan kisah Sabari ini,terutama menanti pertemuannya dengan Zorro,anaknya yang selalu merindukan dan dirindukannya. Perjuangannya selama ini menanti kehadiran anaknya akhirnya terjawab.

Kalau kau dapat melihat ke dalam jiwaku

Kau akan melihat sungai mengalir

Anak-anak sungai itu berhilir dimataku

Dan bermuara di hatimu. (Hal. 273)

Di novel ini,penulis juga menyelipkan beberapa bait puisi. Puisi – puisi yang dibuat oleh Sabari dan Zorro.

Kulalui sungai yang berliku

Jalan panjang sejauh pandang

Debur ombak yang menerjang

Kukejar bayangan sayap elang

Disinilah kutemukan jejak-jejak untuk  pulang

Ayahku,kini aku telah datang

Ayah,lihatlah aku sudah pulang. (Hal. 384)

Saya rasa Andrea masih membuat novelnya dengan berciri,ciri khasnya yang bercerita di kampungnya,lalu kebiasaan – kebiasaan orang-orang disekeliling tokoh. Andrea membuat cerita ini menjadi sebuah drama bukan saja sesuatu yang hanya bercerita tentang ayah.  Sosok ayah yang digambarkan dengan segala kebaikan dan kekurangannya saling melengkapi.

Aruna dan Lidahnya – Laksmi Pamuntjak

Posted on Updated on

 

“Pada dasarnya kita semua makhluk yang mencari keragaman. Tapi sarapan adalah satu-satunya momen dalam kehidupan sehari hari dimana kita butuh kembali ke yang rutin. Ini karena kita merasa aman,nggak ada beban.”(Hal.185)

Sekilas dari judulnya,Aruna dan Lidahnya bisa jadi memang berisi tentang wisata kuliner yang dibalut dengan cerita lainnya. Tapi bagi saya novel ini menjadi kurang fokus atau seperti mengalami  kebingungan. Sebenarnya apa yang ingin disampaikan penulis dalam jalan ceritanya,yang menurut saya berunsur serius tanpa kesan santai atau candaan dalam ceritanya.

Aruna dan Lidahnya

Aruna adalah seorang konsultan ahli wabah yang dipekerjakan oleh Kemenbura. Ia mengaku senang menikmati jenis makanan apapun,memanjakan lidahnya dengan berbagai rasa makanan. Tentunya masih ingat dalam ingatan kita akan wabah flu unggas yang terjadi di Indonesia. Kali ini Aruna bersama rekan kerjanya,Farish ditugaskan menyelidiki tentang wabah flu unggas yang sudah mengkhawatirkan di berbagai daerah di Indonesia.

“Kita semua punya pikira sendiri. Itu berarti kita juga punya upaya sendiri. Tapi saya nggak percaya bahwa keajaiban itu murni takdir Tuhan. Saya percaya keajaiban itu tak lepas dari upaya manusia. Bukan begitu?itu berarti kita harus berupaya sampai mentok,sebelum menyerahkan segala sesuatunya pada Tuhan.” (Hal.139)

Kemudian Aruna berkesempatan mengajak dua sahabatnya yakni Bono,seorang chef profesional dan Nadezhda seorang konsultan di sebuah media. Karena keduanya bisa dibilang memiliki kegemaran yang sama dengan Aruna yaitu doyan makan dan mau mencoba jenis makanan apapun.

“Ekonomi bisa amburadul,pasar bisa anjlok,kesenjangan sosial bisa melebar,politikus bisa korup dan tak becus,tapi orang tetap membuka usaha,tetap memasak,tetap memberi makan satu sama lain. Dan meskipun ‘terharu’ terasa seperti sebuah emosi murahan-begitu seringnya kata itu dipakai,untuk hal-hal yag tak layak menyandangnya-itulah yang saat itu kurasakan. Aku terharu” (Hal.161)

Jadilah kunjungan kerja diselingi  oleh keramaian antara Bono yang sudah seperti juri master chef yang menilai cita rasa sebuah makanan. Atau kelihaian dalam mengolah kata Nadezhda bila ia mulai berbicara.
Maka perjalanan menyerlidiki wabah flu unggas di balut dengan cerita wisata kuliner nusantara,atau mungkin cerita sebaliknya :mrgreen: .

Betapa rencananya manusia ketika mereka masih begitu tergantung pada nasib baik dan bukan pada sistem yang bisa diandalkan,dimana segala yang membawa kebajikan dan perbaikan-sains,dokter,rumah sakit,guru,sekolah,tak selalu bisa diakses. Bayangkan betapabahagianya aku bahwa dalam sengsara saling ketidaktahuan itu aku bisa menyelamatkan seseorang,justru dengan keawamanku.” (Hal.239-240)

Entahlah,yang pasti saya merasakan keunikan dalam membaca Prolog:Racau karena penulis menuliskannya tanpa jeda yang menurutnya terilhami oleh Jeet  Thayil berjudul Narcopolis.

Harapan saya membaca novel ini bisa menambah informasi kuliner atau ada keinginan rasa mencicipi juga. Sepertinya saya malah tidak hapal dengan segala jenis makanan atau citarasa yang diceritakan di novel ini. Tema yang diusung memang membagi sama porsinya tapi pembaca seperti saya nampaknya sudah berharap banyak.
Paling tidak kita memang diajak untuk mencicipi kekayaan kuliner nusantara yang jarang sekali ditemui dan itu harus kita hargai.

“Ia yang mengajarimu menghormati apa yang tumbuh dari tanah dan yang rebah di lantai lautan. Pada akhirnya,kita semua kembali ke tanah. Adakah pengabdian lebih mulia selain memberikan seluruh hidupmu kepada bumi?Dan adakah yang lebih nista ketimbang pembunuh makhluk-makhuk tak berdosa.” (Hal.271)

Pasung Jiwa – Okky Madasari

Posted on Updated on

Apa itu sebuah kebebasan? Bagaimana bentuk kebebasan? Seperti apa sih kebebasan itu? Dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari ini mengusung sebuah kebebasan. Bebas dalam arti kata lepas dari kungkungan, lepas dari segala bentuk penindasan dan kekangan .

Pasung Jiwa
Sasana adalah seorang pemuda dengan masa kecil yang cukup aneh di matanya. Ia diceritakan pada masa sekolah kerap di bully dan Sasana tak sanggup untuk melawan. Ayahnya pun tak kuasa membela anak lelakinya sendiri. Sasana sayang sekali pada Melati, adik perempuan satu-satunya. Bahkan ia sepertinya kagum dengan segala yang bersentuhan dengan perempuan, tingkah laku melati dan apa yang dikenakannya membuat Sasana senang.
Sasana merasa jiwanya adalah seorang wanita. Ia terkurung dalam sebuah fisik pria. Tapi keresahan tersebut tak dapat diungkapkan pada siapapun.

Sampai di masa kuliah di kota Malang, ia mulai berani memutuskan, mulai berani mengambil langkah apa yang menurutnya sesuai dengan jiwanya. Sasana berhenti kuliah begitu saja kemudian ia bersama seorang teman bernama Cak Jek mulai mengamen keliling Malang. Sasana berganti nama menjadi Sasa. Ia kini mulai berani bergoyang aduhai untuk menghibur penonton.

Tapi apes nya Sasa dan Cak Jek tertangkap oleh polisi dalam sebuah kegiatan unjuk rasa di depan sebuah pabrik, mereka diduga menghasut buruh-buruh pabrik. Hal tersebut dikarenakan Sasa diminta tolong oleh seseorang untuk menemukan seorang buruh wanita yang kini tak diketahui keberadaannya.

Dari kejadian tersebut membuat Sasa trauma, berada dalam sel sempit dan mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan membuatnya tertekan. Sasa kembali ke rumah dan diterima dengan baik oleh keluarganya. Sasa kembali menjadi Sasana yang kosong jiwanya. Sasa sempat dirawat di rumah sakit jiwa. Tapi karena dasarnya Sasa ingin bebas, ia malah menemukan teman dan jiwanya disini. Ia kembali berani menunjukkan apa yang selama ini terpendam.
Cerita tidak berhenti disini, karena penulis juga menceritakan kisah Cak Jek yang baru kemudian kelak bertemu dengan Sasa. Penulis juga bercerita bagaimana Sasa mulai bangkit dengan kasih sayang ibunya.

“Melawan sesuatu yang ada dalam pikiran jauh lebih susah daripada melawan musuh dalam kenyataan.”

Jalan cerita yang unik. Kisah hidup pertentangan batin yang dialami Sasana dari sisi hidupnya. Yang sebenarnya dimata kita tak pernah tahu apa yang ada di benak orang-orang seperti mereka. Terlahir sebagaimana mestinya namun merasa tak bebas dengan apa yang disandangnya .
Penulis menceritakan apa adanya tanpa kerumitan, mudah dicerna dan sederhana. Membaca novel ini mendapat sebuah pengalaman baru.

Crash Into You – AliaZalea

Posted on Updated on

Membaca novel Crash Into You kembali mengingat masa Sekolah Dasar,dimana saya pun pernah mengalami hal yang sama dengan tokoh Nadya yaitu kenakalan teman laki-laki yang senang sekali mengganggu. Keberadaan mereka membuat kami kaum perempuan terasa menyebalkan di saat itu. Tapi setelah waktu berlalu  kenakalan dimasa lalu ternyata menjadi hal yang lucu juga untuk diingat 😀

Crash Into You-AliaZalea

Nadya digambarkan sebagai seorang wanita yang pandai dan baik hati. Di masa SD,ia selalu diganggu oleh seorang anak laki-laki yang selalu meledek dan membuatnya menangis,Kafka namanya. Dan kejadian tersebut membuat Nadya teringat terus dan masih merasa kesal lalu menjadi benci terhadap makhluk yang bernama Kafka hingga dewasa sekarang.

Semua orang pasti akan selalu merasa kurang dan tidak puas terhadap sesuatu,tetapi kita harus tetap hidup dan mencoba untuk mengatasi rasa ketidaknyamanan itu. (Hal. 213)

Lalu pertemuan pertama yang ‘nggak banget’ terjadi,Kafka telah menyelamatkannya dari mabuk berat saat Nadya sedang berpesta dengan teman-temannya. Dalam keadaan ‘berantakan’ Nadya kembali teringat segala kenakalan Kafka,dan ia tak sudi untuk bertemu kembali lalu berniat melupakannya saja.

Tapi,orang yang dibencinya kini malah selalu hadir dalam pikirannya. Pertemuannya yang lagi-lagi mau tak mau dengan dr.Kafka karena Nadya bertugas mengantarkan papanya check up. Ya ternyata Kafka yang dulu nakal kini sudah menjadi seorang dokter dan sekarang menjadi dokter pribadi papa Nadya.

Dan masalah itu muncul disaat Nadya diawal-awal merasa benci dengan Kafka kini berubah menjadi penasaran,kangen dan jatuh cinta. Sedangkan Kafka tak ada kabar beritanya.

 

Cinta itu terkadang tidak masuk akal karena rasa ini bersangkutan dengan hati dan perasaan bukan akal sehat. (Hal. 247)

Disinilah menariknya cerita Alia,selalu dapat mengombang ambingkan perasaan tokoh wanita,kebimbangan dalam rasa cinta lalu sang pria menjadi tokoh yang ‘sangat diinginkan’ sekaligus membuat penasaran.

Intinya novel metropop Alia selalu menyegarkan dan terkadang ada kemiripan cerita bagi pembacanya.