Still Alice

Posted on Updated on

Menjadi tua itu pasti. Tapi harapan semua orang tentunya adalah selalu sehat jasmani dan rohani hingga tua. Yang amat jarang ditemukan.

Still Alice

Alice Howland (Julianne Moore) seorang wanita cerdas dan juga seorang profesor linguistik yang tentunya memiliki pengalaman tinggi dalam berpendidikan. Semestinya di usianya kini ia tinggal menikmati hari-hari bersama keluarganya, suaminya John Howland (Alec Baldwin) dan ketiga putra putrinya yang telah dewasa, Anna (Kate Bosworth), Tim (Hunter Parrish) dan Lidya (Kristen Stewart) yang setia dengan cita-citanya mewujudkan mimpinya di dunia akting .

The poet Elizabeth Bishoponce wrote: ‘the Art of Losing isn’t hard to master: so many things seem filled with the intent to be lost that their loss is no disaster.’
I’m not a poet, I am a person living with Early Onset Alzheimer’s, and as that person I find myself learning the art of losing every day. Losing my bearings, losing objects, losing sleep, but mostly losing memories…

Suatu ketika dalam memberikan ceramah studinya ia mengalami kekosongan sejenak, Alice tak ingat apa yang akan ia utarakan. Hal tersebut berlanjut saat ia sedang jogging , ia kembali mengalami linglung, tak ingat ia berada dimana. Sadar ada yang tak beres. Alice kemudian memeriksakan dirinya pada dokter syaraf. Tak di duga hasilnya, ia menderita penyakit Alzheimer di tahap awal. Penyakit ini ternyata merupakan penyakit keturunan, jadi hal ini mau tidak mau harus diketahui oleh ketiga anaknya yang juga berpotensi memiliki penyakit tersebut.

Maka hari – hari Alice yang senantiasa terlihat bahagia bersama ke tiga putra putri dan suaminya, kini membuatnya resah. Ia menjadi orang yang pikun, ia akan lupa, tidak ingat sama sekali kenangan hidup selama ini bahkan yang belum lama ia kerjakan pun bisa jadi ia tak akan dapat mengingatnya. Sungguh menyedihkan. Beruntung baginya keluarga tetap mendampingi dan tentunya tetap menyayangi.

Julianne More yang memainkan peran sebagai Alice memang sangat sesuai hingga ia di ganjar sebagai pemenang aktris terbaik Oscar 2015 lalu. Awalnya saya tak menyangka bila film ini merupakan drama keluarga. Nyatanya kisah Alice membuat kita lebih berpikir panjang.  Terutama kesehatan. Sakit yang diderita Alice bisa siapapun dan usia berapa pun akan menghampiri. Tinggal bagaimana pribadi kita untuk menyikapinya.

Drama sederhana tapi mampu menampilkan emosi yang stabil. Karakter Alice begitu kuat sehingga pemeran lain

 terasa menjadi karakter yang biasa saja, kecuali mungkin peran Kristen sebagai Lidya yang menunjukkan perhatiannya terhadap Alice, disaat ia tahu ibunya kini mulai tak berdaya.

Still Alice1

Still Alice film yang cukup bagus, didalamnya ada sedikit harapan dan kasih sayang di antara sebuah keluarga.

“I used to be someone who knew a lot. No one asks for my opinion or advice anymore. I miss that. I used to be curious and independent and confident. I miss being sure of things. There’s no peace in being unsure of everything all the time. I miss doing everything easily. I miss being a part of what’s happening. I miss feeling wanted. I miss my life and my family.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s