Dirty Little Secret – AliaZalea

Posted on Updated on

Membaca novel ini saya jadi ingat novel-novelnya karya Mira W. Sebagian besar isinya membuat pembaca wanita ikut terbuai,tokoh wanitanya dipuja sang lelaki hal yang banyak didamba semua wanita tentunya.
Hanya saja,novel Alia Zalea kali ini sedikit berbeda,lebih mengikuti jaman lah istilahnya 😀

DLS

Setelah 8 tahun,Ben Barata menyesali perbuatannya dengan Jana Oetomo di masa lalu. Ben berniat memperbaiki kesalahannya sekaligus ia ingin menjalin kembali hubungannya dengan Jana. Kekasihnya yang ternyata masih dicintai dan tak pernah tergantikan.

Delapan tahun lalu Jana dan Ben membuat suatu kesalahan dalam hubungan singkat mereka. Jana mengandung dan Ben sebagai pria yang belum siap dan belum mau terikat,menolak untuk bertanggung jawab terhadap Jana dan anak yang dikandungnya. Ben bahkan meminta Jana untuk menggugurkan kandungannya,tapi Jana tidak setuju.

Akhirnya hubungan mereka berhenti begitu saja. Jana terlanjur kecewa dengan sikap Ben. Namun Jana bertekad mempertahankan janin yang dikandungnya. Apapun resikonya ia akan membesarkannya. Seorang diri.

Kini Erga dan Raka berusia 7 tahun. Ya,mereka adalah anak laki-laki kembar,anak yang selama ini dibesarkan oleh Jana tanpa diketahui oleh Ben. Karena Jana memang berusaha menyembunyikan hal tersebut dari Ben,akibat sakit hatinya di masa lalu.

Ben pun tak mengetahui hal tersebut. Yang ia tahu Jana memang telah menggugurkan kandungannya. Kini Ben berada di Jakarta dan akhirnya dapat menemukan keberadaan Jana. Jana sendiri masih bersikap dingin,walau dihati merasakan kerinduan akan Ben yang ia sangkal.

Lies; You never really told me and I never thought to ask you why (hal. 110)

Disinilah Ben mengetahui anak-anaknya selama ini,hidup dan tumbuh sehat. Ben terkejut bahwa selama ini ia tak pernah dikabarkan akan kehadiran buah hatinya. Ben semakin menyesal karena selama 8 tahun ini ia telah menyia-nyiakan waktu yang berharga dan selama ini anak-anaknya hanya dibesarkan oleh Jana,tanpa melibatkan dirinya.

I light a candle in the garden of love to blind the angels looking down from above. (Hal. 162)

Sikap Jana kini lebih melunak karena Erga dan Raka. Anak-anaknya terlihat nyaman bersama Ben,mereka terlihat bahagia dan lepas saat bersama Ben. Akhirnya Ben rutin mengunjungi Erga dan Raka. Ben pun sebenarnya tak hanya ingin menghabiskan waktu dengan anak-anaknya. Tapi ia juga berniat menjalin hubungan cintanya dengan Jana. Sebaliknya,Jana masih saja bersikap acuh terhadap Ben. Walaupun dihati Jana,ia masih mencintai Ben.

Let’s run,let’s run away together far away from everyone. To where desert meets the sky. And the mountain meets the sun. Where no one will ever find us. No one at all. No one. (Hal. 266)

Saya baru pertama kalinya membaca novel Alia,kalau dilihat dari cover bukunya sama sekali tidak menunjukkan bahwa ini adalah sebuah novel romantis. Kisah Jana dan Ben yang membuat ‘temehek-mehek’ ini memang menjadi daya tarik bagi ceritanya.

You’re seeing life like a painting and hear it like a lullaby. And all the colors are amazing,I wonder why. (Hal. 293)

Ceritanya jadi mirip kisah yang ada di sinetron. Hal yang baik-baik dan serba kebetulan yang dihadirkan. Tokoh orangtua yang diduga akan menjadi penghalang pun hanya diceritakan sedikit,selebihnya mereka menjadi orangtua yang pasrah dan baik-baik saja.
Saya rasa ini bacaan metropop yang berhasil membuai kaum remaja wanita :p.

Posisi bintang-bintang di langit tidak pernah berubah dan kita selalu bisa melihatnya setiap malam yang cerah pada posisi yang sama. Namun hanya karena kita bisa melihatnya dan tahu posisinya,bukan berarti kita bisa menyentuhnya. Karena setiap kali kita mengangkat tangan,tidak peduli seberapa tingginya,bintang-bintang itu akan selalu di luar jangkauan. Mencoba menangkap bintang adalah aktivitas sia-sia. (Hal. 318)

Iklan

2 thoughts on “Dirty Little Secret – AliaZalea

    Ernawati said:
    31 Maret 2015 pukul 21:50

    Siplah 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s