Birdman

Posted on Updated on

Birdman,ini bukan sebuah film superhero tapi sebuah film yang komplet menurut juri Oscar 2015. Saking kompletnya film ini berhasil memboyong piala Oscar sebagai Best Picture. Setelah tahu menjadi film terbaik,saya penasaran seperti apa sih filmnya,jalan ceritanya dan lainnya.
Dan…setelah saya menyaksikan,ternyata saya masih saja tidak mengerti kenapa film ini bisa juara dan cenderung tidak setuju dengan hasil akhirnya,tapi yah,itulah keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

Birdman

Riggan Thomson (Michael Keaton) adalah seorang aktor yang pernah memerankan serial film sukses berjudul Birdman. Tapi karena aktingnya yang tidak seperti dulu lagi,ia berupaya membuat terobosan bagi aktingnya. Riggan membuat sebuah pertunjukkan broadway bersama rekan-rekannya.

Hal tersebut tidak mudah,halangan pertama ia harus beradu akting dengan aktor teater yang juga terkenal yakni Mike Shiner (Edward Norton) yang terkesan mengintimidasi Riggan. Masalah lain Riggan juga kedatangan putrinya yang baru menyelesaikan rehabilitasi,Sam Thomson (Emma Stone). Belum lagi suara-suara yang ia dengar,yang ia anggap sebagai Birdman.

Ibaratnya suara-suara itu adalah hati kecilnya sekaligus teman yang ikut-ikutan memberi saran pada Riggan. Begitulah kira-kira ceritanya,yang saya tangkap,seorang aktor cenderung depresi disesaki segala macam intrik dan ocehan dari sekelilingnya dan aktor tersebut menjadi setengah gila karena mendengar suara-suara yang ia anggap sebagai Birdman 😀

Itulah uniknya sebuah film,Alejandro Gonzales Iñàrritu berhasil mengemas sebuah karya original,sebuah karya yang saya bilang tadi komplet,lengkap dan yang pasti karya yang jauh berbeda dibanding nominator film Oscar lainnya. Beruntung Alejandro meraih juara sebagai sutradara,produser dan penulis terbaik.

Film ini bisa jadi memang bukan menjadi box office,bukan pula menjadi tontonan sejuta umat. Tapi setelah membawa kemenangan Oscar,orang akan menjadi penasaran dengan ceritanya. Bukan yang favorit tapi justru menjadi pemenang 🙂

Iklan

4 thoughts on “Birdman

    Ernawati said:
    10 Maret 2015 pukul 13:48

    Heran kan, yang begini dibilang bagus sama juri 🙂

    alief001 said:
    14 Maret 2015 pukul 10:50

    Selera juri2 oscar memang beda. Sering bgt yg menang malah film2 ga jelas :’D

      matureorchid responded:
      14 Maret 2015 pukul 11:44

      Iya mau yang beda dari yang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s