The Theory Of Everything

Posted on Updated on

Apa yang kita ketahui tentang penyakit ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis )?sejujurnya saat booming ice bucket challenge mulai meruak dimana-mana saya baru ‘ngeh’ juga dengan jenis penyakit ini. ALS adalah suatu penyakit saraf yang dapat melemahkan fungsi otot dan salah seorang diantaranya yang mengidap penyakit ini adalah Stephen Hawking,seorang ilmuwan terkemuka yang hingga kini di usianya 73 tahun masih bertahan hidup.

Book Jane Hawking

Film ini diangkat berdasarkan buku Travelling To Infinity My Life With Stephen yang ditulis oleh Jane Hawking,istri dari Stephen Hawking sendiri. Jadi,film ini memang berkisah berbagi pengalaman bagaimana Jane selama ini mendampingi Stephen dengan sekuat tenaga dan sebaik ia mampu.

 

There should be no boundaries to human endeavor. We are all different. However bad life may seem, there is always something you can do, and succeed at. While there’s life, there is hope.

 

Stephen Hawking (Eddie Redmayne) seorang mahasiswa fisika yang sedang menyusun tesis. Pemuda yang terbilang pandai ini berkenalan dengan Jane Wilde (Felicity Jones). Walaupun ada perbedaan prinsip pada hubungan mereka,nyata sekali pandangan cinta Stephen pada Jane begitu besar.

Pada saat itu sebenarnya Stephen tanpa sadar seringkali mengalami kelemahan otot,ia seperti sulit menjangkau benda-benda disekitarnya. Di saat tesisnya hampir rampung,ia terjatuh dan pada akhirnya dokter menarik kesimpulan bahwa ia mengalami kelemahan fungsi otot. Dan waktu bertahan bagi Stephen hanya dua tahun saja.

Stephen berusaha menarik diri dari lingkungan,tapi tidak berlaku bagi Jane. Jane bahkan bersedia mendampingi Stephen. Gayung bersambut kehidupan pernikahan mereka tampak normal,mereka dikaruniai anak-anak lucu. Dua tahun itu terlewati. Walau kelihatannya kehidupan mereka seperti pasangan normal lain,terkadang tidak bagi Jane.

The Theory Of Everything1

Ada kalanya Jane merasa lelah,sedih dan merasa sendiri. Stephen pun sebenarnya menyadari hal itu,ia pun berusaha ingin membahagiakan Jane dengan membolehkannya untuk bersanding dengan pria lain. Bagi Jane memang ada pria tersebut,adalah Jonathan yang dimainkan dengan manis oleh Charlie Cox. Jonathan seorang guru vokal di sebuah gereja tempat Jane berlatih gospel.

Iya,film ini memang menghadirkan sisi pribadi Stephen dalam melalui penyakit yang ia derita, yang menurut saya memang diambil dari kacamata Jane. Jadi jangan berharap akan ada teori relativitas atau perdebatan tentang cosmologi. Bisa dibayangkan bagaimana penderita ALS dengan segala keterbatasan yang dimiliki tapi memiliki otak cerdas dan memukau dunia.

Filmnya dibuat dengan teratur rapi gambar-gambar yang dihadirkan lembut dan indah. Begitu juga Eddie Redmayne yang memerankan Stephen dengan menjiwai. Tak kalah pula Felicity Jones karakternya yang kuat sebagai istri Stephen cukup memukau,Felicity seperti tahu mengejewantahkan sosok Jane kedalam sebuah cerita. Tak salah kalau keduanya di nominasikan dalam Oscar 2015, Actor and Actrees in Leading Role.

Memang bukan film yang memukau tapi kesederhanaan dalam film ini membuat kedua aktor aktrisnya terlihat bermain cemerlang. Menghadirkan sisi perjuangan sebagai seorang penderita ALS tanpa bisa berbuat banyak pada fisiknya namun otak cerdasnya hampir tiada istirahat terus melakukan dan menemukan tentang teori segalanya.

The Theory Of Everything

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s