Interstellar

Posted on Updated on

Interstellar1

Saya bertanya-tanya pada Christopher Nolan sebagai sutradara di film ini,terutama pada saat proses film ini berlangsung dan bagaimana pula proses pembuatan naskahnya yang rumit,melibatkan ilmu-ilmu fisika,astronomi dan teori lainnya. Saya pun heran kenapa film ini tidak masuk kategori Best Picture atau Best Director di Oscar 2015,yang menurut saya film ini brilian. Tapi ya memang penilaian juri dan penonton pasti berbeda.

Love is the one thing we’re capable of perceiving that transcends time and space.

Sebelum menyaksikan film ini,saya sebenarnya antara ingin menonton tapi juga nanti bakal mengerti apa gak ya? 😀 ternyata pengertian itu memang sedikit dibutuhkan dalam setiap babaknya. Bahkan terus berlanjut dan menjadi penting beberapa waktu sebelum film usai.

This is not about saving my life, it’s about saving the human race.

Di tangan Nolan sebuah film masih layak ditonton dan memiliki kualitas cukup tinggi. Film berdurasi 3 jam ini memiliki kesan. Ada drama antara seorang ayah dan putri satu-satunya,yang meninggalkan ketidakpastian. Tapi juga ada misi dibalik kepergian sang ayah begitu pula teori-teori yang selama ini berkembang seakan di buat faktanya dalam film ini.

Memang film ini bisa jadi membuat pusing penonton apalagi dengan serbuan data segala macam di luar angkasa,terlihat tampak brilian tapi memang kurang bisa dinikmati seperti film Gravity misalnya.

Kisah bermula saat bumi sudah tak lagi bersahabat,badai debu menghantam petani. Seorang gadis kecil Murphy (Mackenzie Foy) mendapatkan pesan dari apa yang ia sebut ‘hantu’ di kamarnya. Ayahnya Cooper (Matthew McConaughey) antara harus percaya dan tidak. Tapi simbol-simbol yang didapat Murphy kecil akhirnya menuntun mereka pada NASA.

Ya,NASA selama ini berbasis di sekitar mereka dan apa yang mereka teliti selama ini?mereka mencoba memindahkan spesies manusia dari bumi ke sebuah planet yang sekiranya dapat dihuni. Dengan cara melewati apa yang disebut Wormhole atau “lubang cacing”. Selama ini manusia hanya mengetahui berbagai teori tentang lubang cacing. Nah,di film ini kita dibawa masuk ke dalam ranah ilmu pengetahuan yang hampir tak terjangkau.

Cooper & Murphy

Cooper dipercaya oleh NASA sebagai bagian tim menuju lubang cacing,menurut pengalamannya ia dapat menjadi pilot dari tim mereka yang berangkat diantaranya Amelia (Anne Hathaway),Romilly (David Gyasi),Doyle (Wes Bentley) dan dua robot yaitu TARS dan CASE walau sebenarnya Murphy kecil tak setuju dengan Cooper. Membayangkan bahwa mereka akan berpisah lama sekali membuat Murphy kecil bersedih.

Once you’re a parent, you’re the ghost of your children’s future.

Akhirnya,perjalanan tetap berlangsung. Teori memang akan mudah untuk diungkap tapi saat teori diaplikasikan maka kesulitan dan rintangan mulai menghadang. Seperti yang dikatakan di film ini,waktu adalah sesuatu yang relatif,bisa lebih panjang atau lebih pendek tapi tak bisa kembali ke masa lalu. Maka dari teori relativitas inilah mereka sebenarnya harus berburu dengan waktu.

Saya takjub juga bahwa gambaran perbedaan waktu di tampilkan di film ini. Murphy kecil menjadi dewasa (Jessica Chastain) Sedangkan Cooper masih terlihat sama. Sebenarnya perjalanan Cooper dan timnya memang menegangkan tapi adakalanya Nolan seperti rehat lalu ia malah menampilkan teori-teori yang memusingkan :p

Interstellar

Tapi intinya,film memang bisa jadi sebuah propaganda menarik. Keberhasilan misi yang selama ini tak terjamah kemudian seakan dibuat faktanya,lalu apakah ini semacam lelucon?Benarkah umat manusia dapat terselamatkan dengan menghuni di planet lain?apa yang didapat dari perjalanan Cooper Cs?hanya kesia-siaankah atau benar-benar ada?naah…menarik kan,kita yang menyaksikan pada akhirnya bisa menyimpulkan maksudnya.

Dan manusia memang masih menjadi makhluk tercerdas dimasanya,dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki,apa yang selama ini diragukan bisa jadi terwujud,entah kapan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s