Twivortiare 2 – Ika Natassa

Posted on Updated on

Setelah novelnya yang berjudul Antologi Rasa kini Ika Natassa menelurkan karya terbarunya yakni Twivortiare 2. Isinya menyambung kisah Alexandra dan Beno setelah perceraian mereka dan telah membina rumah tangga lagi.

Twivortiare 2

 

Life is never boring when everyday I have weird,silly conversations with my husband that only us understand. (hal. 7)

Novel ini menceritakan sedih senang dalam kehidupan rumah tangga mereka,kecintaan satu sama lain dan yang tak luput diceritakan adalah ‘kelempengan’ Beno. Gaya penulisannya dituang dalam twitter melalui akun @alexandrarheaw.

 

Kadang kita dikasih pilihan yang sulit hanya untuk nunjukin ke kita mana sebenarnya yang buat kita lebih penting dan lebih berharga. (hal.38)

Alex yang setia meng’update’ status pada followernya ini memang asyik diikuti. Belum lagi ia memang tidak hanya menulis soal pribadi sebelum mereka menikah,keseharian Beno yang terkadang membuat Alex masih terheran-heran dan tetap setia bersanding padanya karena memang hanya pada Benolah selama ini cintanya serius berlabuh. Alex juga menuliskan keinginan mereka untuk memiliki anak.

Setelah berulang-ulang kali melakukan test kehamilan,akhirnya mereka dikaruniai anak. Mulailah tweet yang dilontarkan berganti menjadi kekhawatiran Beno pada Alex soal menjaga fisik saat kehamilan dan juga tweet perubahan perilaku mereka sekarang yang gemar sekali mengajak ngobrol janin dalam kandungan Alex.

The heart is a tricky thing. But that’s why God creates your head. (hal.191)

Adakalanya Alex memang tidak hanya mentweet hal-hal kehidupan rumah tangganya ia juga menulis atau meminta pendapat, tentang soulmate misalnya,memancing followernya untuk bertukar pikiran bagaimana mestinya menjadi seorang wanita atau istri,bahkan ia membuka konsultasi tentang orang yang tak bisa ‘move on’ :D.

Cinta itu bukan masalah statistik. Melainkan masalah kesempatan,keberanian dan pilihan. (hal.184)

Dan pada saat bayi Alex sudah waktunya melihat dunia,live tweetpun tetap dihadirkan dengan sosok Wina sahabatnya sebagai ‘reporter’.
Selama beberapa saat cerita,memang keasyikan Alex dalam mentweet memang membuat kita ikut asyik. Tapi saya lama kelamaan mulai bosan dengan segala tweetnya. Alex yang rajin mentweet ini menjadi hal biasa,lempar balasan sana sini lalu meretweet kiriman ini itu.

 

Kadang kita makin cinta sama seseorang karena caranya mencintai orang lain. (hal.276)

Novel ini menjadi kurang bernyawa,isi cerita menjadi abai. Apalagi saat mereka mengetahui telah memiliki anak,tidak ada unsur klimaks lain.
Jadi memang novel ini menitikberatkan twitter sebagai social media dengan latar belakang cerita ya..pernikahan Alex dan Beno.

 

The beginning is always the hardest. (hal.390)

Setidaknya dari cerita mereka dapat disimpulkan bahwa sebuah pernikahan dibutuhkan tanggung jawab keduanya,pernikahan di Indonesia mencakup menikah dengan keluarga besar. Ada keterikatan diantara mereka dikala susah senang walaupun kehidupan pribadi mereka sebenarnya bertolak belakang. Dibalik sosok pria yang terkesan cuek atau irit bicara seperti Beno,pada dasarnya di hatinya hanya ada satu wanita yang dicintanya,yang dinikahinya saat ini :).

Iklan

2 thoughts on “Twivortiare 2 – Ika Natassa

    Ernawati said:
    10 Februari 2015 pukul 14:18

    Jadi truthful opinionnya apa nih, bagus atau jelek ceritanya?

      matureorchid responded:
      10 Februari 2015 pukul 16:39

      Pertamanya enak bacanya lama-lama silahkan baca sendiri :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s