Begin Again

Posted on Updated on

Musik ibaratnya adalah sebuah bahasa,bahasa universal disaat barisan kalimat tak cukup tersampaikan. Musik yang didengarkan dengan indah bisa jadi membuat pendengarnya terngiang-ngiang. Musik yang berasal dari hati bisa jadi mewakili pendengarnya. Musik pun membuat kita terkenang akan masa lalu πŸ™‚
Saya adalah seorang dari sekian banyak penonton mungkin yang suka dengan sebuah film,film yang dalam setiap jalan ceritanya disuguhkan alunan musik merdu dan sesuai dengan alur cerita. Dalam industri film namanya bisa original movie soundtrack atau music score atau lainnya. Bila filmnya sudah OK lalu musiknyapun sesuai,maka bisa jadi adegannya tidak membosankan untuk dikenang atau disaksikan kembali.

Sutradara John Carney menurut saya cukup berhasil membawa film ini menjadi sajian yang komplet. Setelah sebelumnya ia pernah membuat film berlatar sama berjudul Once,tapi untuk film Begin Again inilah juaranya.

Begin Again

Gretta (Keira Knightley) adalah seorang penulis lagu yang pandai. Ia menciptakan lagu-lagunya dari waktu ke waktu dan terdengar nyaman di telinga. Pada suatu malam Gretta diberikan kesempatan bernyanyi yang ia ciptakan sendiri,di sebuah klub oleh seorang teman prianya,Steve(James Corden). Salah seorang pengunjung yakni Dan (Mark Ruffalo) yang sedang kalut akan masalah pekerjaan, malah terpesona mendengar nyanyian Gretta,A Step You Can’t Take Back. Jadilah dalam imajinasi Dan mengaransemen musiknya,hasilnya semakin enak didengar dan membuat kita pun turut mengetuk-ngetukan jari mengikuti iramanya.

Dan adalah seorang produser rekaman yang mengetahui sedikit banyak musik,suara dan lirik yang tidak hanya enak didengar tapi juga memiliki kualitas nilai jual. Dan juga seorang ayah dari Violet (Hailee Steinfeld) putri satu-satunya yang sedang beranjak dewasa dari hasil pernikahannya dengan Miriam (Catherine Keener) seorang jurnalis musik.

Maka Dan tak perlu menunggu lama,ia berusaha menawarkan Gretta rekaman. Namun tanggapan Gretta adalah sebaliknya. Ia masih sangsi akan kepercayaan dirinya dan ragu terhadap Dan,benarkah ia berasal dari sebuah perusahaan rekaman ternama?karena gayanya yang seperti tuna wisma πŸ˜€

Lalu Gretta menjanjikan akan memikirkan tawaran Dan.
Kemudian adegan kembali ke masa disaat Gretta memiliki seorang kekasih yakni Dave Kohl (Adam Levine) yang berprofesi sebagai seorang solois. Mereka adalah sepasang kekasih yang saling mendukung satu sama lain. Pada suatu kesempatan mereka berdua pergi ke New York untuk keperluan rekaman Dave dan segala macam promosi albumnya kelak. Tapi ternyata,sesuatu yang saling menguntungkan tersebut harus kandas di tengah jalan.

Dave kembali kepada kesibukan jadwal promo lagu-lagunya kesana kemari. Sedangkan Gretta masih menata hatinya.

Pada akhirnya setelah berpikir,Greta pun mengiyakan tawaran Dan. Nah,dari sinilah keunikannya. Gretta yang membutuhkan sebuah album demo akhirnya mengiyakan ide brilian sang produser,yakni membuat rekaman ‘outdoor’. Dimana segala macam suara bising bisa masuk kedalam rekaman atau bahkan ancaman larangan ‘ngeband’ ditempat umum.

Tapi akhirnya mereka berdua dapat berkolaborasi dengan musisi lain dan asyiknya semua itu berjalan dengan baik dan sepadan dengan hasilnya. Segala kemungkinan buruk dapat mereka atasi.
Adegan favorit saya saat mereka rekaman di rooftop menyanyikan lagu Tell Me If You Wanna Gonna Home dan semakin asyik lagi Violet turut andil dengan ‘tarikan’ gitarnya yang pas ditambah Dan memetik bass dengan semangatnya :))


Tell me if you wanna go home
Cause I’m just not sure
Tell me if I’m back on my own
How to get back there
Giving back a heart that’s on loan
And I just can’t bear
Just tell me if you wanna go home
Wanna go, wanna go, wanna go, wanna

Wanna go, wanna
Wanna go, wanna

Jadi,bisa dilihat,dibayangkan dan didengarkan bukan? Bahwa film ini rasanya tak ada yang tak disuka. Hampir sepanjang film penonton akan didengarkan musik-musik yang memanjakan telinga dan tidak membosankan. Jalan ceritanyapun tidak berbelit-belit.

Sang sutradara berhasil membuat kejutan,Adam Levine vokalis Maroon 5 tidak hanya tampil sesaat tapi berakting dengan cukup baik dan tentunya bernyanyi. Simak adegannya dengan suaranya yang khas saat ia pentas dan menyanyikan Lost Stars.

Sedangkan Keira,seperti yang sudah dikenal aktingnya tak ada yang buruk. Dan kini ia tampil menawan,menampilkan suaranya yang lembut tapi menghibur. Simak juga adegan ia menyanyikan lagu Coming Up Roses di sebuah gang kecil dengan penyanyi latar bocah-bocah yang awalnya sedang asyik bermain.

Sedangkan Mark Ruffalo sesuai sekali dengan gayanya yang urakan sebagai seorang produser musik yang hampir patah semangat lalu berubah menjadi memiliki asa baru. Dibandingkan film Once,tentunya film ini lebih berwarna.

Sekali lagi film ini menarik. Musik,drama dan unsur cinta perpaduan yang dibuat dengan baik dan tidak asal-asalan. Tidak ada ruginya untuk menyaksikannya kembali sambil ikut berdendang,menggoyang-goyang kepala atau sekadar bertepuk tangan dan bergoyang bersama πŸ˜‰ .

You can tell a lot about a person by what’s on their playlist.

Begin Again Movie

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s