Corat Coret Di Toilet – Eka Kurniawan

Posted on Updated on

Kali ini saya seperti membaca kumpulan cerpen yang tidak berada di masa kini. Isi buku ini memang kumpulan cerpen,dengan latar belakang cerita yang terkesan kuno.
Ada beberapa kisahnya yang cukup bagus dibaca,antara lain.

Corat Coret Di Toilet

Dongeng Sebelum Bercinta.
Alamanda mengajukan syarat kepada calon suaminya,bila nanti telah menikah sebelum malam pertama mereka,ia akan berdongeng terlebih dahulu. Setelah selesai berdongeng barulah ia bersedia melakukan malam pertamanya dengan suaminya tersebut.
Tapi ternyata dongeng itu sampai hari berhari belumlah selesai-selesai. Sang suami bingung harus bagaimana. Alamanda sebenarnya juga memiliki maksud dengan syarat tersebut.

Cerita selanjutnya Corat Coret di Toilet.
Dinding sebuah toilet yang telah dicat krem centil mengundang seorang pemuda untuk sekedar menulisnya. Tak lama beberapa orang lain yang pernah masuk di toilet tersebut juga ikut membalas dan menuliskannya.

Si Cantik Yang Tak Boleh Keluar Malam.
Oleh orangtuanya selama ini si Cantik tidak boleh keluar malam-malam. Orangtuanya khawatir terjadi sesuatu yang buruk karena pergaulan yang selama ini tak terkendali.
Tanpa diketahui orangtuanya,si cantik bertemu dengan si Rama. Si cantik merasa tertarik,Rama tertarik sesaat. Si cantik akhirnya putus asa. Ia menghilang. Bisa jadi menjadi gila atau menjadi kupu-kupu malam.

Siapa Kirim Aku Bunga.
Kontrolir Henri selalu dikirimi bunga oleh seorang misterius yang tak ia kenal. Awal-awalnya ia acuh saja,lama kelamaan hal ini mengganggunya. Maka ia melakukan penyelidikan dengan mengamati penjual bunga di jalan,siap kira-kira yang ia kenal lalu membeli bunga untuknya. Tak disangka,Henri malah tertambat kepada penjual bunga tersebut.

Kandang Babi.
Edi Idiot seorang mahasiswa yang menumpang tidur di salah satu sudut fakultas yang sudah tak digunakan,yang ia namakan kandang babi. Edi merasa nyaman tidur disana ia tak perlu susah-susah memikirkan uang sewa atau induk semang yang cerewet.
Tak lama rektorat mengumumkan bahwa tidak diperbolehkan lagi mahasiswa tidur di dalam kampus. Maka Edi pun kebingungan. Ia mencari-cari tempat untuk tidur. Edi berhasil menemukan tempat di pos satpam yang ia sebut kandang monyet.

Tapi Edi tak bisa tidur di kandang ini terus karena Edi masih belum nyaman dan merasa kedinginan. Edipun bertemu sahabatnya,bernama Widi. Dari Widi,Edi terselamatkan. Edi berhasil mendapatkan pinjaman uang dari Widy untuk mencari pondokan tetap. Namun bagi Edi Idiot,uang yang diberi Widy bukan ia gunakan untuk mencari pondokan.

Itulah beberapa cerita yang nyantol dan lumayan dibaca. Keseluruhan kumpulan cerita ini kurang memuaskan. Idenya kurang luas. Tapi yaa…untuk sekedar selingan membaca tak apalah 😀

Iklan

2 thoughts on “Corat Coret Di Toilet – Eka Kurniawan

    Ernawati said:
    4 Juni 2014 pukul 07:55

    Jadi. Isinya bukan berupa cerita panjang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s