Jobs

Posted on Updated on

Jobs

Orang sukses itu memang banyak pengorbanan. Orang yang sukses cenderung memiliki sifat yang gigih dan memiliki ide yang “out of the box” alias berbeda dari orang kebanyakan. Walaupun orang-orang disekelilingnya tidak paham maksudnya dan berusaha menentang.

Jobs,merupakan sebuah film perjalanan Steve Jobs yang terkenal sebagai cikal bakal pendiri Apple Computers. Dimainkan dengan baik oleh Ashton Kucher sebagai Steve Jobs. Sepertinya Kucher tidak sulit memerankan tokoh Jobs dari segi fisik maupun dari sisi karakter.

Dalam film ini diceritakan kisah Jobs sebagai mahasiswa lalu DO kemudian perkenalannya dengan Steve Wozniak (Josh Gad). Dari sinilah jalan cerita berkembang,mereka berdua memiliki kelebihan masing-masing. Wozniak bisa dibilang sebagai otaknya,ialah perancang. Sedangkan Jobs menurut saya dia hanyalah seorang yang pandai bernegosiasi,pandai mencari peluang,pandai mendapatkan ide yang berbeda tentunya ia memiliki nilai kegigihan itu tadi dibandingkan rekan-rekan lain.

Dari garasi kecil di rumah orangtua Jobs itulah bermula usaha komputer berkeyboard bernama Apple Computers muncul. Dari hanya berdua kini Jobs merekrut beberapa orang yang kelak menjadi timnya. Sampai seorang investor datang,Mike Markkula (Dermot Mulroney) menawarkan bisnis yang lebih baik dan lebih besar peluang tentunya.

Maka sampailah Jobs memiliki tim yang super,tim yang kuat. Kuat membangun mimpi-mimpi Jobs dalam hal komputer. Idenya harus dapat direalisasikan oleh timnya tidak peduli harus memakan biaya yang tak sedikit. Jobs berani mengambil resiko apapun seakan ia tahu pasti bahwa produknya akan banyak disukai dan laris dipasaran. Ia bahkan berani memaki Bill Gates karena Microsoft dianggap mencuri software Apple.

Entah dibalik benar tidaknya film biografi ini,sungguh benar apa yang dikatakan Wozniak pada Jobs saat ia mengudurkan diri dari Apple. Bahwa Jobs,hanya mementingkan produk dan produk saja,ia merasa kasihan karena Jobs tanpa sadar menjadi orang yang kesepian,hidupnya hanya itu-itu saja bahkan untuk dirinya sendiri ia abaikan.

Kalau menyaksikan aktivitas Jobs dalam film ini mungkin ada benarnya,bahwa kehidupan yang dijalani Jobs sebenarnya ‘gak asyik’ banget. Ia adalah pribadi yang keras dan ulet namun terkadang rela mengorbankan orang lain demi terwujudnya impiannya.

Tapi,lagi-lagi dibalik pribadinya yang sulit dimengerti tersebut Jobs adalah pebisnis yang tangguh,ia memang seorang visioner. Terbukti,hingga kini produknya banyak digemari karena keistimewaannya dan tentunya bukan merupakan produk gagal. Sayang film seorang biografi ternama yang disutradarai Joshua Michael Stern ini gagal dipasaran.

Iklan

3 thoughts on “Jobs

    Ernawati said:
    28 Februari 2014 pukul 05:53

    gagal di pasaran menurut gw salah satunya karena sisi drama prbadinya ga terlalu diungkap sih 🙂

      matureorchid responded:
      28 Februari 2014 pukul 10:31

      Mungkin,ceritanya jadi kurang lengkap.

    Steve Jobs « curiosityme said:
    13 Maret 2016 pukul 14:57

    […] saya pernah menyaksikan film tentang Steve Jobs yang berjudul Jobs  diperankan oleh Ashton Kucher. Dari film tersebut bisa disimpulkan Jobs adalah seorang yang […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s