Grey’s Anatomy Seasons 9

Posted on Updated on

Dedikasi. Begitulah yang saya tangkap setiap kali menyaksikan film seri ini. Para dokter bedah di RS ini begitu tanggap menolong pasien,cekatan dalam merawat dan sabar mendengarkan keluhan banyak pasien entah dari yang membosankan,menyebalkan hingga pasien baik-baik saja.

Mereka bukan saja dianggap sebagai dokter bertangan dingin,terkadang mereka dianggap sebagai dewa penolong. Pasien atau keluarga tercinta pasti akan rela memohon agar dapat diselamatkan dari derita yang dialami.

Seperti kita tahu di musim ke 8 sebelumnya sebagian dokter bedah mengalami kecelakaan pesawat terbang. Mengenaskan. Menurut saya di musim ini terutama di episode awal-awal diceritakan secara buru-buru alurnya kurang maksimal. Lalu di beberapa episode ada yang membosankan dan berlebihan menurut saya. Tapi jangan khawatir unsur drama dan sedikit unsur humor masih ada di episode-episode lain.

Maka di musim 9 ini episode pertama dibuka dengan judul Going Going Gone. Di episode ini belum ditampilkan kejadian setelah kecelakaan. Yang pasti kini mereka sudah menjadi dokter tetap setingkat supervisor lah..dengan seragam biru gelapnya dan memiliki beberapa dokter magang. Satu-satunya yang berhubungan dengan kecelakaan adalah Mark Sloan yang sedang terbaring koma dengan alat bantuan.

Episode 2 Remember The Time,maka di episode inilah masing-masing mengingat kejadian kecelakaan. Christina shock karena ia masih dapat mengingat jelas kejadian kecelakaan. Mark diceritakan telah sadar dan ia membuat keputusan bagi dirinya sendiri kelak. Lalu ada Arizona yang stress dan kecewa mengapa ia yang harus kehilangan kaki.

Kejadian Arizona belum dapat menerima kenyataan kakinya telah diamputasi berlanjut hingga episode 3 (Love The One) dan 4 (I Saw Her). O ya April Kepner kembali bertugar di RS dan ia juga kembali meneruskan hubungan dengan Jackson Avery.

“Stop being scared of your own daughter. Be her parent. She needs you to be the bad guy.”

Dokter-dokter magang ini begitu antusias dalam bekerja,mereka excited dengan apa yang mereka hadapi baik mentor yang beragam gaya pengajaran maupun kasus pada pasien. Saya ikut senang melihat penampilan Jo Wilson (Camilla Luddington) yang menarik. Dan mulai menarik minat Alex Karev pula. (Love Turns You)

Jari-jari Derekpun perlahan-lahan mulai pulih setelah dioperasi oleh CallieTorres. Christina digugat cerai oleh Owen Hunt,ini masih berkaitan dengan kecelakaan pesawat dan kondisi RS. Lalu Miranda Bailey akhirnya melangsungkan pernikahannya. Disaat itu Richard harus kehilangan Adelle,istrinya. Di lain pihak Meredith sedang bahagia karena ia tengah mengandung. Cerita ini bergulir dari episode 9-11 (Run,Baby,Run;Things We Said;The End Is The Beginning)

“The adrenal system reacts to stress by releasing hormones that makes us alert and reactive. The problem is,the adrenal system can’t tell what’s a regular case of nerves and what’s real impending disaster.”

“The body doesn’t know the difference between nerves and excitement,panic and doubt,the beginning,and the end,the body just tells you to get the hell out. Sometimes you ignore it. That’s the reasonable thing to do. But sometimes you listen. You’re supposed to trust your gut,right?when your body says run. Run. “

“There’s no rush. Take all the time you need. Start at the beginning.”

“Ignorance is bliss”.

Episode Walking On A Dream,RS sedang dilakukan audit demi efisiensi. Hasilnya Emergency Room (ER) harus ditutup (Bad Blood). Namun Callie dan rekan-rekannya berusaha menggalang dana dan ingin membeli RS. Menurut saya episode ini (The Face Of Change) mulai menarik,mereka berusaha menyelamatkan RS ke tangan lain. Lalu ada aksi sembunyi-sembunyi yang dilakukan April dan rekan lainnya di ER yang telah ditutup. April pun ditaksir oleh pria ‘mobil ambulance’ yang cute :),Matthew.

“Change is a funny thing. Not veryone can handle it. Things aren’t what they used to be. Your whole world has transformed. You realize the ground beneath you has shifted. Things are uncertain. And there’s no turning back. The world around you is different now..unrecognizable and there’s nothing you can do about it. You’re stuck. The future staring you in the face. And you’re not sure you like what you see. “

Bagaimana bila pekerjaan yang sudah kita dapatkan dalam genggaman lalu harus dihentikan secara sesaat?para dokter Meredith,Christina,Derek,Arizona dan Callie akhirnya memutuskan keluar dari RS ( Hard Bargain) demi berusaha mempertahankan RS. Dengan bantuan financial planner mereka berupaya mencari investor untuk membeli RS,namun gagal. Walau begitu RS berhasil diselamatkan oleh ibunda Jackson melalui yayasan yang dikelolanya (This Is Why We Fight).

Ada orang yang dengan sukarela saat hidupnya diambang kematian,tak ingin disembuhkan tapi ia malah ingin mendonorkan anggota tubuhnya kepada yang membutuhkan. Sungguh mulia. Episode yang cukup mengharukan. Jackson kini seorang bos di RS,RS berganti nama menjadi Grey-Sloan Memorial Hospital. Keren. (Transplant Wasteland)

Episode Idle Hands,RS menjadi lebih baik secara fasilitas dan penampilan. ER kembali dibuka. Namun kekhawatiran Meredith sebagai ibu hamil mulai mengganggu dan berlebihan.

“Everyone need some idle time to focus on something othern than work. Even if it means focusing on something that’s a little bit scary.”

Seorang ibu yang sangat percaya dengan instingnya terhadap anaknya yang sakit tidak biasanya dan begitu tegas memohon agar diperiksa oleh dokter (Can’t Fight This Feeling). Hanya Meredith yang mempercayai ibu tersebut.

Miranda akhirnya terlihat kena batunya setelah selama ini,menurut saya ia menjadi dokter sok tahu dan sok bossy. Ada beberapa pasien yang ia tangani terkena infeksi oleh ulahnya. Owen mulai dekat dan nyaman dengan seorang anak,karena orangtuanya sedang dalam perawatan intensif. ( She’s Killing Me)

Episode yang menurut saya kurang enak dan menyebalkan adalah episode Sleeping Monster. Tapi ada satu dokter yang tidak menyebalkan dan tetap terlihat charming,Jackson Avery :)).

Episode Readyness Is All,RS dipimpin Owen mempersiapkan perlengkapan medis karena badai akan datang. Miranda kembali bekerja tapi belum berani untuk melakukan operasi ia hanya melakukan tugas administrasi. Karev dan Jo sedang bermasalah akibat kekasih Jo yang harus dirawat di RS dengan luka-luka. Lalu April akhirnya dilamar Matthew dengan penampilannya sedikit tari dan lagu πŸ˜€ disaksikan rekan-rekannya. Dokter magang Heather Brooks (Tina Majorino),mencuri perhatian dengan sifatnya yang aneh,aneh tapi mengasyikkan,begitu juga menurut Derek. Hmm…Arizona ditaksir dokter lain hihihi…

“They hit you out of nowhere. When bad things come,they come suddenly,without warning. We rarely get to see the catastrophe coming. No matter how well we try to prepare for it. “

“We try to be safe. We try so hard to protect ourselves. But it doesn’t make a damn bit of difference. Cause when bad things come,they come out of nowhere.”

Biasanya episode akhir akan bercerita kisah yang menggantung dan tak sabar ingin melanjutkan musim berikutnya. Menurut saya,tidak di episode Perfect Storm ini,episode akhir yang memang cukup menengangkan namun tidak membuat ingin tahu kisah di musim selanjutnya.

Meredith akhirnya harus melahirkan dengan operasi namun ternyata mengalami pendarahan di bagian dalam tubuhnya akibat ia pernah jatuh di tangga RS. Kecemasan Meredith yang mengharukan mengingatkan perjuangan pada saya sendiri saat melahirkan anak πŸ™‚
Maka disinilah Miranda akhirnya turun tangan berusaha menyelamatkan Meredith,operasi dalam keadaan lampu padam akibat badai. Jackson seperti biasa menurut saya,selalu menjadi pria yang menarik dan kini ia melakukan tindakan heroik. Ia menyelamatkan seorang anak dalam bis yang akan terbakar. Arizona akhirnya mengaku dan melakukan debatnya dengan Calllie sehubungan hubungannya dengan dokter baru yang menyukainya. Setelah memendam rasa,akhirnya Karev mengutarakan isi hatinya pada Jo πŸ™‚

“There’s an end of every storm. Once all the trees have been uprooted once all the houses have been ripped apart. The wind will hush. The clouds will part. The rain will stop. The sky will clear in an instant. And only then in those quiet moments after the storm do we learn who was strong enough to survive it?”

Kelihatannya akan masih disekitar situ-situ saja kisahnya. Tak ada yang keluar dari zona amannya. Selain Meredith dan Derek yang saya bilang hidupnya normal,semua terlihat masih berargumen seputar pasangan dan rekan sejawat. Saya pikir April akan benar-benar menikah namun,kelihatannya ia masih mengharapkan Jackson. Yah….diputar-putar sajalah kisah drama ini.

Tapi saya masih tetap menyukai drama ini,aktivitas mereka yang bukan hanya menyukai tapi sudah mendarah daging sebagai dokter bedah. Sayapun sedikit tahu gambaran mereka dalam menangani pasien,sedikit tahu hal-hal medis. Tentunya pelajaran moral yang dapat kita ambil dari kisah tiap episodenya. Awesome.

Iklan

2 thoughts on “Grey’s Anatomy Seasons 9

    Ernawati said:
    12 Februari 2014 pukul 06:52

    Ceritanya memang seru nih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s