Gravity

Posted on Updated on

Gravity

“I hate space!”

Luar angkasa bukanlah sebuah tempat tinggal. Disana tak ada gravitasi. Tak ada udara. Menjadi seorang astronot butuh keberanian dan kerelaan besar. Mereka,para astronot memang hebat.

Gravity,sebuah film yang mengajak penontonnya untuk ikut melakukan perjalanan luar angkasa dan turut serta melayang. Sebuah pengalaman bagaimana hal tersebut dilakukan di tempat yang sama sekali tak ada gravitasi.

Sebuah pesawat luar angkasa The Explorer melakukan misi perjalanan ke luar angkasa membawa lima awak. Dua diantaranya adalah,seorang ahli biomedis bernama Dr. Ryan Stone (Sandra Bullock) dan seorang astronot berpengalaman Matt Kowalski (George Clooney). Dalam perjalanannya di film ini akan terlihat bagaimana keduanya memiliki karakter berbeda,Ryan sebagai seorang doktor selalu serba terstruktur dan berkeyakinan. Sedangkan Matt merupakan tipe orang yang santai,segala sesuatunya akan ia nikmati,termasuk perjalanan luar angkasa ini.

Saat mereka melakukan misinya,ada bahaya mengancam yakni puing-puing dari satelit Rusia yang telah dihancurkan melayang,menghantam,menabrakkan ke arah mereka termasuk The Explorer. The Explorer hancur menyisakan Matt dan Ryan. Namun…

Ryan kehilangan kendali,ia terlepas dan terpisah dari Matt. Sebagai seorang doktor yang baru pertamakalinya melakukan perjalanan luar angkasa,ia panik. Ryan melayang-layang hilang arah,bahkan ia sempat kehilangan kontak dengan Matt,kehilangan kontak dengan Bumi.

Sungguh suatu pengalaman yang mendebarkan. Sendirian melayang tak tentu arah,bingung apa yang harus dilakukan sedangkan persediaan oksigen menipis…

“You’ve got to learn to let go.”

Saya menyukai dengan tata audio visualnya yang rapi,seakan-akan benar berada di luar angkasa dan didukung musik latar yang sesuai. Tentunya film tersebut tidak akan hidup bila pemainnya bukan Bullock dan Clooney. Mereka berdua berperan dengan baik tentunya dan terkesan film ini menjadi tidak membosankan.

Terutama Bullock yang menampilkan rasa takutnya tersesat,antara sedih dan lega karena tak lama lagi ia akan bertemu putrinya dan rasa putus asa saat ia menemukan setitik harapan namun kembali redup dan Bullock kembali menampilkan emosi kebanggaannya seketika setelah ia jungkir balik di luar angkasa.

“I get it, it’s nice up here. You could just shut down all the systems, turn down all the lights, just close your eyes and tune out everyone. There’s nobody up here that can hurt you. It’s safe.

What’s the point of going on? What’s the point of living? Your kid died, it doesn’t get any rougher than that. It’s still a matter of what you do now. If you decide to go then you just gotta get on with it. Sit back, enjoy the ride, you gotta plant both your feet on the ground and start living life.

Hey, Ryan, it’s time to go home.”

Alfonso Cuaron sebagai sutradara film ini telah membawa sebuah pengalaman menarik dan memberikan keindahan serta ketegangan yang berbeda.

“Don’t Let Go.”

Iklan

2 thoughts on “Gravity

    Ernawati said:
    3 Januari 2014 pukul 15:07

    tapi tontonannya serba ‘space’ terus ya? Kirain ada adegan kilas baliknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s