Captain Phillips

Posted on Updated on

“They’re not here to fish.”

Captain Richard Phillips sebagai pemimpin sebuah kapal kontainer dari Maersk Alabama dan pemimpin bagi seluruh awak kapal pastinya tak kan pernah membayangkan bahwa hidupnya suatu hari akan terancam oleh todongan senjata,menjadi sandera dan merasa ketakutan.

Saya yang melihat film yang disutradari Paul Greengrass ini dapat merasakan ketakutan dan bagaimana mendebarkannya saat perompak mulai meneror lalu dengan tidak putus asa perompak tersebut kembali lagi dan berhasil masuk ke kapal.

Captain Phillips (Tom Hanks) menjalankan tugasnya sebagai kapten kapal Maersk Alabama yang mengangkut bahan pangan menuju Mombasa,Kenya. Dengan tujuan tersebut akan melewati garis pantai Somalia dan Captain Phillips telah diminta untuk berhati-hati terhadap perompak.

Untuk mengantisipasi tersebut,Captain Phillips melakukan latihan simulasi bersama seluruh awak kapal. Namun saat melihat radar terdapat dua buah kapal yang mengikuti. Dalam kapal tersebut adalah Abduwali Abdukhadir Muse (Barkhad Abdi), Bilal (Barkhad Abdirahman), Mahat (Faysal Ahmed), dan Elmi (M. Ali) merekalah perompak bersenjata Somalia.

Dalam hal ini Captain Phillips melakukan beberapa tindakan agar mereka menjauh,nampaknya kali ini upaya sang captain berhasil.
Namun di lain waktu Muse dan ke tiga kawannya kali ini berhasil masuk naik kapal kontainer tersebut.

Dari sinilah ketegangan dimulai. Bagaimana gambaran perompak Somalia tersebut terlihat tak tahu apa-apa namun mereka sangat nekat dan bagi Muse tidaklah mudah untuk putus asa. Muse tidak puas dengan hasil yang mereka dapat. Akhirnya ia membawa Captain Phillips bersama ketiga kawannya lalu dijadikan sebagai sandera agar keinginannya terpenuhi.

“I came too far, I can’t give up.”

Film ini diangkat dari sebuah buku A Captain’s Duty: Somali Pirates, Navy SEALS,and Dangerous Days at Sea, by Richard Phillips. Ya ini kisah Captain Phillips yang sebenarnya,menjadi korban perompak tapi berhasil selamat.
Greengras yang kita ketahui juga menyutradarai Bourne Ultimatum dengan ciri camera yang tak bisa diam ini menurut saya berhasil menampilkan ketegangan dari awal film hingga akhir cerita.

“The problem is not me talking. The problem is you not listening.”

Sebuah pengalaman yang tak terlupakan dituang ke dalam sebuah cerita yang mendebarkan seakan kita ikut merasakan apa yang dirasakan pemainnya. Banyak momen-momen yang rasanya sayang untuk dilewatkan,kita ingin segera tahu bagaimana nasib sang Captain dan Muse tentunya.

Di sisi lain nampaknya gaya Amerika sekali ada pada saat Navy SEALS berupaya menyelamatkan Captain Phillips belum lagi aksinya yang yaa…agak berlebihan mungkin bagi 4 perompak yang sebenarnya dapat ditaklukan tanpa harus berlama-lama dan mengerahkan segala pasukan. Tapi inilah sebuah film,unsur dramatis dibutuhkan dan memang seperti inilah film Amerika,penuh bumbu :)) agar lebih menarik dan menegangkan penonton,yang menurut saya cukup berhasil membuat kita, untuk tetap menyaksikan film ini hingga selesai.

“You’re not just a fisherman! You’re not just a fisherman!”

Iklan

2 thoughts on “Captain Phillips

    Ernawati said:
    14 Desember 2013 pukul 21:58

    Emang buaaguuss banget film ini layak dinominasikan di award tahun depan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s