Now You See Me

Posted on Updated on

What is magic? Magic is deception,but deception designed to delight, to entertain, toinspire. It is about belief. Faith

Now You See Me

Sulap hanyalah sebuah tipuan,pesulap profesional akan melakukan begitu banyak riset dan perencanaan sebelum penampilannya dihadirkan ke penonton. Kita begitu terhibur dan timbul rasa ingin tahu bagaimana penampilan pesulap tersebut begitu sempurna,ritual apa yang mereka lakukan sebelum tampil. Apa rahasianya?pasti ada andil orang lain dibalik sebuah pertunjukan sulap.

Now You See Me tidak seperti film sulap yang pernah saya tonton,The Prestige. Film yang menghadirkan kemahiran trik dari ke empat pesulap menjadikan sebuah pertunjukan spektakular dan diingat orang banyak. Lalu siapa aktor atau dalang dibalik kesuksesan karya mereka?di film ini secara misterius dan ketegangannya mampu menghadirkan tontonan yang menarik.

Just say the magic word.

Empat pesulap yang memiliki keahlian masing-masing,terdiri atas J. Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Henley Reeves (Isla Fisher),Merritt McKinney (Woody Harrelson) dan Jack Wilder (Dave Franco). Sebuah undangan mempertemukan mereka berempat dalam suatu tempat dan sebuah ide rancangan.

Cerita bergulir setahun kemudian,kini mereka menyebutnya The Four Horseman. Mereka berempat mampu memberikan sebuah tayangan yang mengejutkan. Dalam triknya kali ini mereka mengundang seorang penonton guna memuluskan penampilan mereka untuk mengambil sejumlah uang di sebuah bank Perancis. Ajaibnya uang tersebut memang benar berpindah tangan dan jatuh berhamburan ke penonton.

Dari kejadian tersebut ke empatnya dituduh melakukan perampokan uang. Hal ini melibatkan seorang agen FBI, Dylan Rhodes (Mark Ruffalo) untuk menyelidiki dan menginterogasi masing-masing pesulap tersebut. Rhodes mendapat bantuan seorang interpol cantik dari Perancis Alma Dray (Mélanie Laurent),mereka berdua berusaha keras agar The Four Horsemen dapat ditangkap.

Kehadiran The Four Horsemen juga membuat keingintahuan seorang mantan pesulap yang kini melakukan pekerjaan dengan membuka rahasia trik-trik pesulap yakni,Thaddeus Bradley (Morgan Freeman). Agen Rhodes dan Thaddeus pun merasa tertinggal terus oleh empat pesulap tersebut,ia selalu terkena tipuan dan pengalihan yang dihadirkan The Four Horsemen.

Yang membuat film ini menarik adalah rasa penasaran kita siapa sebenarnya dibalik kesuksekan The Four Horsemen ini dan apakah The Eye yang dibicarakan pesulap merupakan sebuah mitos atau kenyataan. Lalu mengapa empat pesulap tersebut bercapek-capek melakukan hal yang rumit dan penuh resiko. Nah itulah uniknya film ini. Misteri dan twist yang ajaib 🙂

Saya menyukai akting Mark Ruffalo yang menyita perhatian,karakternya yang terkesan dibodohi namun memiliki maksud terpendam. Tadinya saya tak menghiraukan oleh Dave Franco yang berperan sebagai Jack Wilder. Namun dalam sebuah adegan dimana ia harus mengahadapi serbuan dan kejaran FBI,Dave sebagai Jack berhasil menunjukkan kalau dirinya memang merupakan tokoh penting yang turut andil juga. Sedangkan Jesse Eisenberg tetap dan selalu bermain dengan gaya bicaranya yang cepat.

Intinya,film ini menghibur dan jalan cerita yang fokus serta karakter pemain yang sebanding. Kalaupun ada kekurangan dalam film ini,kita menjadi lupa akan kekurangan tersebut karena dihadirkan trik-trik sulap yang fantastis.

Come in close, because the more you think you see, the easier it’ll be to fool you.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s