Anna Karenina

Posted on Updated on

Sering mendengar nama “Anna Karenina” entah dari novelnya yang legendaris sendiri maupun dalam bentuk layar lebar. Jadi,saya baru tahu kisah Anna Karenina dari film yang disutradarai Joe Wright ini.

Seperti telah diketahui film ini diadaptasi dari novel berjudul sama oleh penulis Rusia,Leo Tolstoy.
Mungkin ini adalah film adaptasi kesekian dari begitu banyak yang telah dirilis.

Cerita tentang Anna Karenina (Keira Knightley) yang bersuamikan Alexei Karenin (Jude Law) dan telah memiliki seorang anak laki-laki. Pernikahan yang bisa dibilang harmonis dan nyaris sempurna. Saking sempurnanya Anna merasa kurang bahagia,ia merasa belum merasakan apa dan bagaimana itu cinta yang sebenarnya.

Suatu hari ia harus berkunjung ke Moskow tempat kakak laki-lakinya Oblonsky (Matthew McFadyen) tinggal. Dalam perjalanannya dengan kereta api ia bertemu dengan Putri Vronskaya (Olivia Williams) dan tanpa sengaja berkenalan dengan putranya Pangeran Vronsky (Aaron Taylor-Johnson).

Dengan kharisma yang dimiliki Vronsky dan daya pikat kuat yang awalnya Anna merasa harus menjauh dan menghindar tapi perasaan itu tetap ada dan kuat hingga ia merasa tertantang dan tak ingin berpisah dari Vronsky. Merekapun menjalin hubungan istimewa,tentunya saat itu merupakan hal yang tabu. Belum lagi Anna dan Alexei merupakan pasangan panutan. Efeknya Anna menjadi perbincangan hangat yang memalukan sehubungan dengan kisah kasihnya tersebut.

Dari sinilah konflik batin mulai timbul dari Anna dan Alexei tentunya yang taat kepada Tuhannya. Ternyata memang yang namanya menyangkut hubungan cinta apalagi ada pria lain dalam sebuah hubungan suami istri,biasanya seorang wanita menjadi lebih rumit. Anna di film ini menurut saya,mungkin dizamannya pada saat itu membuat dirinya menjadi susah sendiri. Seperti yang dikatakan Alexei,“ia memilih kehancurannya sendiri”. Tapi mungkin itulah jalan yang dipilih Anna. Situasi sulit dengan posisi yang kurang menguntungkan.

Saya terkesan dengan akting Jude Law yang berbeda dari biasanya,nampak serius dan lepas dari sosok dirinya sendiri. Lalu karakter Oblonsky yang dimainkan Matthew McFadyen cukup menghibur dilihat.
Tentunya kesan terbaik dari film ini adalah filmnya sendiri yang dibuat seperti panggung teater dengan tata artistik yang kuat dan spesifik. Sinematografi yang apik membuat indah dilihat selama 2 jam film ini ditayangkan.

Sebagai penonton pemula,saya cukup terkesan dengan cerita Anna di film ini,dari sini saya mengetahui kisah seorang Anna yang tragis dan legendaris tersebut. Intinya Joe Wright cukup berhasil mempresantasikan Anna Karenina dalam sebuah film. Walaupun menurut saya dialog yang ditampilkan kurang kuat karena sepertinya lebih menitikberatkan ekspresi pada karakter masing-masing tokoh.
Dalam film ini tidak hanya kisah Anna tapi juga bagaimana hubungan pasang surutnya antara Konstantin Levin (Domhnall Gleeson) dan Kitty (Alicia Vikander).

Mungkin suatu saat akan ada lagi adaptasi film Anna Karenina dengan sudut yang berbeda 🙂

“You can’t ask why about love”

 

Iklan

2 thoughts on “Anna Karenina

    erna maryoto said:
    24 Oktober 2013 pukul 12:25

    biasanya film yg diangkat dr novel isinya bagus dan kuat

      matureorchid responded:
      24 Oktober 2013 pukul 12:46

      Biasanya lihat sutradaranya juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s