Partikel – Dewi “Dee” Lestari

Posted on Updated on

Zarah Amala,memiliki keluarga yang utuh. Ia memiliki adik yang manis yakni Hara. Ia sempat memiliki “adek” yang usianya tidak panjang. Seorang ibu yang penyabar dan ayah-Firas-yang terobsesi dengan jamur.

Sejak kecil Zarah dipercaya oleh Firas. Sampai Zarah tidak pernah mendapat pendidikan formal seperti yang lainnya,pengetahuannya didapat dari Firas, yang notabene memang seorang dosen mikologi dari perguruan tinggi terkenal di Bandung. Yang tak diajarkan Firas kepada Zarah hanyalah pendidikan agama.

Sampai suatu waktu,Firas raib entah kemana. Dimulailah pencarian Zarah. Dengan berbekal ajaran ayahnya dan pribadi yang kuat ia bertekad mencari sang ayah. Disinilah Zarah mengalami kerenggangan dengan ibunya lalu pertentangan agama dengan kakek neneknya.

Zarah mendedikasikan hidupnya dengan Sarah,seekor orang utan di Tanjung Putin. Ia belajar fotografi dari hasil kamera yang diberikan seseorang tanpa nama di ulang tahunnya ke-17.

Dari sana ia mengembara ke London,menjadi Wildlife fotografer profesional,punya “pacar”,bertemu teman lama sekaligus “kehilangan” keduanya. Zarah tetap mencari sampai ia bertemu pak Simon. Dari sanalah terungkap sebuah cerita.

Saya menyukai Supernova 4,Partikel ini. Dee begitu lihai menuturkan pola pikir dan imajinasinya. Segala unsur new age,mikologi,UFO,filsafat,spiritual dan entah apalagi ada di buku ini berhasil memadukannya dalam sebuah cerita yang menghibur,menarik dinikmati dan memberikan informasi layaknya kitapun sedang belajar,sedang sama-sama memahami dan ikut mencari.

Bahasa yang kritis dan hasil riset ilmiah yang diramu penulis menjadi godaan untuk selalu ingin tahu kelanjutan cerita heksalogi Supernova selanjutnya.

Partikel

Zarah = Partikel.
Amala = Cinta.

♤ “Betapa sukarnya manusia meninggalkan bias,menarik batas antara masa lalu dan masa sekarang. Aku kini percaya, manusia dirancang untuk terluka.”

♤ “Tak ada yang lebih menyakitkan dari kepedihan yang tak bisa ditangiskan.”

♤ “Menjadi kuat bukan berarti kamu tahu segalanya. Bukan berarti kamu tidak bisa hancur.
Kekuatanmu ada pada kemampuanmu bangkit lagi setelah berkali-kali jatuh. Jangan pikirkan kamu akan sampai di mana dan kapan. Tidak ada yang tahu.
Your strength is simply your will to go on.”

♤ “Manusia berbagi 63% kesamaan gen dengan potozoa,66% kesamaan gen dengan jagung, 75% dengan cacing. Dengan sesama kera-kera besar,perbedaan kita tidak lebih dari tiga persen.
Kita berbagi 97% gen yang sama dengan orang utan. Namun, sisa tiga persen itu telah menjadikan pemusnah spesiesnya. Manusia menjadi predator nomor satu di planet ini karena segelintir saja gen
berbeda.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s