Padang Bulan – Cinta di Dalam Gelas Oct 19, ’10 4:40 PM

Posted on

for everyone
Category: Books
Genre: Literature & Fiction
Author: Andrea Hirata
Novel Dwilogi Andrea ini dikemas menjadi satu dalam satu buku. Jadi untuk membaca salah satunya tinggal membalikkan saja,praktis.

Padang Bulan

Mozaik 1-6 merupakan kisah Enong alias Maryamah yang baru saja ditinggal pergi selamanya oleh ayahnya,Zamzami. Kegelisahan,kesedihan juga kekuatan seorang wanita terhadap keluarga. Pantang menyerah dan tak kenal lelah. Menarik dan membagi inspirasi. Sebenarnya kisah di Padang Bulan ini merupakan awal dari seorang Maryamah Karpov.

Kisahnya melompat ke kisah Ikal,lalu yang lainnya namun Maryamah tetap menjadi yang utama.

Hingga Maryamah menjadi “Perempuan Pendulang” timah. Bagaimana ia bergelut dengan ketidaktahuannya mendapatkan timah juga keinginannya untuk tetap belajar bahasa Inggris

Namun dibeberapa mozaik kita dibawa kepada perkenalan dengan “Detektif M. Nur” yang kelak setia membantu Ikal dalam beberapa kasus ditemani burung merpati “Jose Rizal”. Simaklah saat mereka berbalas-balas berkirim surat,lucu.

Lalu muncullah nama “Zinar” yang mengusik percintaan Ikal dengan A ling. Konon,A Ling dijodohkan oleh Zinar. Dan Ikal merasa tak PeDe haha…cintanya direnggut oleh sekelas Zinar yang memang pada dasarnya Zinar merupakan pria yang pandai dan memiliki fisik tinggi tak seperti Ikal.

Ikal dan Detektif M.Nur pun merancang skenario untuk ‘mengalahkan’ Zinar. Walaupun memang Ikal tak berbakat dibidang pecaturan.

Hingga ia terdampar di warung kopi milik pamanda.

Simak juga “Impian Empat Sentimeter” betapa Ikal ingin sekali menjadi lebih tinggi paling tidak menyamai Zinar. Dengan bantuan alat Ortoceria. Lalu ia mempraktekkannya “Lihai” dan ternyata diluar dugaan. Sulit dibayangkan hahahaha…

Kisah Ikal dan A Ling memang sampai disana “Tupai”. “Hujan Pertama” itupun turun.

Cinta di Dalam Gelas

Menurut saya novel kedua ini jauh lebih menarik dibanding yang pertama. Simaklah tokoh Pamanda yang memilki emosi dan keberpihakan terang-terangan namun berani berbeda-beda. Ialah “Orang Melayu Tulen” dibalik kekurangannya ia ternyata memilki karisma. Kerinduan “Tak Terucapkan” bagi yang ditinggal pamanda berlibur. Atau saat pamanda menceritakan kisah dalam sebuah buku kepada Ikal dan adiknya,”Ia Lebih Pintar dari Presiden”.

Maryamah ditinggali “pelangkah” oleh adik-adiknya. Nasibnya sendiri dibawah “Rezim Matarom” yang jauh dari bahagia. Maryamah mampu melalui kursus bahasa Inggrisnya hingga ia di “Wisuda”.

‘Sacrifice,Honesty,Freedom’ begitu ia teriakkan.

Dari “Kopi,Sebuah Kisah Di Dalam Gelas” semua bermula. Lihatlah Ikal yang memiliki berbagai filosofi tentang peminum kopi dalam “Buku Besar Peminum Kopi”. Kelak filosofi Ikal “Kopi,Berdasarkan Cara Memegang Gelas” ini dijabarkan dan menarik sekaligus membuat tersenyum.

Membantu Maryamah dalam pertandingan catur. Ya,Maryamah berniat mengalahkan Matarom sang mantan suami itu dalam sebuah pertandingan catur di acara kemerdekaan RI 17 Agustus. Maryamah
dibantu oleh kawan-kawan Ikal seperti Detektif M. Nur,Giok Nio,Selamot dan tak ketinggalan Ninochka Stronovsky,rekan Ikal (Grand Master catur) dibelahan dunia lain yang sebelumnya pernah membantu Ikal melawan Zinar.

Tanding pertama sebagai latihan Maryamah yakni dengan Ikal sendiri. Lalu dengan “Alvin And The Chipmunks” seorang bocah yang pandai bermain catur,namun mampu dipatahkan oleh Maryamah.

Maryamah kini ditinggal pula oleh “Syalimah” sang bunda tercinta. Maryamah sang “Guru Kesedihan”.

“Pertarungan Pertama” Maryamah dengan Aziz. Berbekal diagram catur Aziz dan panduan filosofi kopi Ikal. Mereka berkonsultasi dengan Nonochka langkah apa yang harus dijalankan Maryamah. Begitu pula dengan lawan-lawan Maryamah berikutnya.

Jangan lupa simak “Dilarang Mengeluarkan Anggota Badan” disitu saya tersenyum simpul geli hihihi….Atau kisah Ikal dengan Yamuna dalam “Blender 1”, “Blender 2” dan “Demi Yamuna” membalaskan tabiat pamanda terhadap Yamuna. Lintang hadir sesaat di “Probabilitas”. Ikal dan juga pembaca masih setia dan mengakui akan kecerdasannya.

Kelanjutan Maryamah dalam “Pembunuh Berdarah Dingin” mengikutinya turut was-was akan langkah yang dijalankan Maryamah.

Detik-detik pembalasanpun tiba,”Maryamah Tak Suka Kejutan” dan “Indonesia Raya” mengukuhkan bahwa Maryamah yang awalnya seorang pendulang timah biasa menjadi seorang Anatoly Karpov. Maka ia kini dikenal dengan nama Maryamah Karpov.

Sejatinya kisah perjalanan Maryamah yang sebenarnya menurut saya ada di novel ini. Menarik sekaligus membuat sisi lain berbeda. Catur. Unsur yang serius namun diam-diam mengesankan.

Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s