Darah Garuda Aug 30, ’10 2:36 PM

Posted on

for everyone
Category: Movies
Genre: Action & Adventure
Senin | 30 Agustus ’10 | 13.43 WIB

“Darah Garuda”,merupakan sekuel kedua dari trilogi “Merah Putih”. Saya sih sama sekali belum pernah nonton Merah Putih. Tapi ada beberapa review yang menyatakan kalau filmnya mengecewakan.

Film yang disutradarai oleh Yadi Sugandi dan Connor Allin menceritakan kisah pejuang Indonesia melawan Belanda dimasa Jend. Sudirman dimana Indonesia dinyatakan telah merdeka. Dengan misi menghancurkan Lapangan Udara dengan cara dan resiko apapun. Connor Allin dan krunya yang dikenal telah menangani film-film besar juga dikenal dengan efek ledakan-ledakannya :).

Dimainkan antara lain oleh,Rahayu Saraswati (Senja) seorang wanita dimana sebelumnya pro terhadap Belanda namun kini berani mengangkat senjata bergabung dengan yang lain. Rahayu ini memilki suara besar ya….hehe…jadi mirip laki-laki. Tokoh Senja ini sepertinya juga saling menyukai dengan Tomas (Doni Alamsyah) walaupun masih malu-malu.

Tomas yang bersuku Manado ini kelihatannya paling apes,karena paling banyak terkena ledakan dan tembakan peluru.

Lalu sang Kapten Amir (Lukman Sardi). Amir yang terlihat nJawani baik dari tingkah laku maupun tutur kata,menurut saya kok malah klemar-klemer yaa…kurang..sigap gitu. Amir memiliki seorang istri,Melati (Astri Nurdin). Dimana saat ditinggal perang oleh Amir,Melati sedang mengandung.

Tokoh yang pandai dengan pisaunya berasal dari Bali yakni Dayan dimainkan oleh T. Rifnu Wikana. Tokoh Dayan mungkin akan irit bicara disekuel berikutnya akibat siksaan yang ia derita saat ditawan oleh pihak Belanda yaitu Major Van Gaartner (Rudy Wowor),Sgt. De Graffe (Joe Sims) dan seorang penghianat Sersan Yanto (Ario Bayu).

Namun Dayan,dirawat oleh seorang wanita yang pernah diselamatkan oleh prajurit Indonesia tersebut,Lastri dimainkan oleh Atiqah Hasiholan.

Nah,nampaknya tokoh yang tidak perlu capek-capek ikut berperang ya…ini Marius (Darius Sinathrya),pemuda dari Jakarta yang terlihat lebih berada dibanding kawan-kawan lain. Malah dengan adanya Marius,lebih segar,karena dialog yang dilontarkan serasa tidak selalu serius.

Kalau dilihat aktingnya mereka biasa-biasa saja,porsi baik dialog dan akting dalam berperang maupun gesturenya terlihat masih kurang maksimal.

Saya,lebih senang malah dengan aktingnya Atiqah dan Doni. Untuk efek juga masih terlihat lemah. Istilahnya nih kurang seru,ada beberapa adegan yang durasinya kelamaan. Bahkan,ide ceritanyapun kurang dramatis.

Tapi,salut untuk semangat yang dikorbankan oleh para pemuda pejuang tersebut. Pantang menyerah dan berani membela Indonesia seperti yang diperlihatkan oleh Dayan.

Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s