The Kite Runner Jan 5, ’09 3:32 PM

Posted on

for everyone
Category: Books
Genre: Literature & Fiction
Author: Khaled Hosseini
Monday | 05 Januari ’09 | 15.13 wib

Amir dan Hassan adalah sahabat kental,Amir dan Hassan adalah saudara sepersusuan,Amir dan Hassan juga ternyata adalah saudara tiri…

Dilatarbelakangi perang Afghanistan. Kisah yang nyaris diceritakan dengan sangat detail. Dari awal kisah persahabatan Amir dan Hassan. Hassan yang akan melakukan apapun untuk Amir..”Untukmu,yang ke seribu kalinya”. Amir yang merasa bersalah terhadap Hassan dan bersikap keras terhadap dirinya sendiri,hingga dalam suatu masa hal tersebut harus “dibalas” dengan cara yang bertahap pada kehidupan pribadinya,hubungannya dengan ayahnya juga kelak terhadap keluarganya sendiri.

Di tengah-tengah cerita mengkisahkan hubungan Amir terhadap ayahnya (Baba),setelah Hassan dan Ali (ayah Hassan) pergi meninggalkan mereka. Hingga Amir bertemu dengan wanita yang kelak menjadi istrinya (Soraya). Di tahap ini rasanya mulai membosankan,karena menurutku yang seru adalah hadirnya tokoh Hassan dalam kehidupan Amir.

Tapi di bab-bab terakhir,tabir yang selama ini menyelimuti Amir mulai terbuka,usai Baba wafat. Ia pun harus ke Afghanistan menemui Rahim Khan (sahabat Baba). Disinilah ia seperti mendapatkan balasan akan kesalahan-kesalahan lalu dengan Hassan. Dan Hassan selalu saja memiliki jiwa besar,dan kenangan yang terbaik bagi Amir…

Amir menjemput Sohrab (putra Hassan),dengan segala rintangan yang dihadapi. Cukup terharu di bab ini,karena perjuangan dan kepasrahan Amir yang tak menyerah.

Novel lama tapi masih relevan,detail cerita yang dibangun Khalled mampu membuat cerita semakin menarik,mengharukan juga menggemaskan. Perang sellau menyengsarakan rakyat sipil,dan merugikan serta trauma yang ditinggalkan yang perlahan tak pernah hilang.

Digambarkan begitu penyayangnya Hassan,begitu juga sikap Baba terhadap keduanya dengan cara yang berbeda,karena Baba pun memiliki rasa yang tidak berbeda dengan apa yang Amir sesalkan. Rasanya membayangkan Hassan yang berbeda dengan Amir yang berangkat dari keluarga sangat sederhana timbul rasa iba,namun nampaknya Hassan cukup bijak terhadap dirinya.

Novel bagus untuk pengembangan jiwa.

Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s