The Body Of Lies Feb 16, ’09 4:41 PM

Posted on Updated on

for everyone
Category: Movies
Genre: Other
Monday | 16 Pebruari ’09 | 15.55 WIB
Pertama denger filmnya,dikira film action yang
membosankan,ditambah dengan pemainnya
yang aku kurang suka,Leonardo Di Caprio.
Ternyata,filmnya lumayan,mirip-mirip The
Kingdom. Musuh Amerika dari dulu kan berganti-
ganti dari Uni Sovyet trus ke Asia-Vietnam eh
sekarang Timur-Tengah. Sejak lihat film Syriana
(George Clooney), Blood Diamond,jadi senang
dengan film yang menampilkan negara konflik.
Yang ini juga seru,tapi disetiap film seperti ini
pasti deh dialognya ada umpatan kasar (karena
situasi kali di sana kali yeee..). Perhatikan,ada
beberapa pemain memakai jaket yang hampir
mirip dengan yang lain. Kelihatannya,jaket itu lagi
ngetrend di negara tersebut :-).
Dari judulnya aja udah menunjukkan bahwa ini
film penuh dengan kebohongan,ketidak jujuran.
Di awal-awal nya keliatan si Roger Ferris
(Leonardo Di Caprio) ini yang jujur sendiri tapi
lama-lama tipu-tipu juga hehe..Apalagi Ed
Hoffman (Russel Crowe) dari awal cerita dia udah
selalu punya rencana lain untuk Ferris. Disini
Russel aktingnya mirip-mirip di Beautiful Mind dan
ia dituntut untuk bertubuh gempal.
Kalau mau lihat aktingnya Leo berbicara selain
bahasa Inggris,alias Arab,tonton deh..ternyata
memang bahasa selain Inggris itu sama indahnya
untuk didengar. Ferris mampu menerjemahkan
bahasa Arab kepada Ed saat melihat video
perkataan Al Saleem (Alon Abutbul),yang berisi
seruan Jihad untuk melawan orang
Amerika,Eropa dengan bom-bom bunuh dirinya
(jadi inget Amrozi Cs..ups…).
Sama seperti The Kingdom atau di Indonesia para
teroris selalu senang merekam kegiatannya
dengan Handycam,selalu mengebom tempat-
tempat ramai dikunjungi warga sipil dan selalu
menggunakan HP sebagi pemicu atau apalah
istilahnya. Dan mereka tak pernah takut untuk
melakukannya.
Al Saleem ini pemimpin yang diduga otak
pengeboman warga Asia di Amerika (Michigan
kalau gak salah). Ed menurunkan mata-matanya
yaitu Roger Ferris. Kalau dilihat kasihan nih tokoh
lapangan seperti Ferris,misalnya digaji besar,tapi
tidak begitu menikmati kehidupannya,karena
sibuk menunaikan tugas ke negara lain.
Trus,taruhannya nyawa lagi. Simak di akhir
cerita,disitu Ferris disiksa oleh komplotan Al
Saleem. Dan seperti biasa tokoh bukan lapangan
selalu tenang dan santai saja. Inget dengan
pekerjaan sendiri?? Hehehe…orang lapangan dan
orang kantor terkadang nggak sinkron,apa yang
ada di kantor pasti beda dengan kenyataan di
lapangan.
Disini juga diceritakan Ferris yang memakai
seseorang yaitu Omar Sadiki (Ali Suliman)-
sepertinya pernah main di The Kingdom juga deh-
sebagai jebakan untuk memunculkan Al Saleem.
Kasihan nih Omar,dia seorang Arsitek yang nggak
tahu menahu tentang pengeboman lalu di beri
selamat oleh aliran Jihad lain yang mendukung
kegiatannya dan dia hanya terbengong-bengong
hehehe…lucu juga.Jadi inget gosip WTC,yang
katanya sebenarnya pengeboman itu yang buat
adalah…ya orang Amerika sendiri…hihihi…
Karena,film ini film buatan Amerika,jadi hasilnya
yang menang..you know laahh..Tapi disisi lain
sepertinya film ini menampilkan kebodohan
Amerika,maksudnya si Ferris ini. Saat ia
kerjasama dengan CIA nya Yordania yaitu Hani
Pasha (Mark Strong). Yang akhirnya,malah
pinteran Hani Pasha dalam membekuk Al Saleem.
Trust no one. Deceive everyone.
Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s