Kronik Betawi Dec 11, ’09 2:00 PM

Posted on Updated on

for everyone
Category: Books
Genre: Reference
Author: Ratih Kumala
Jumat | 11 Desember ’09 | 13.59 WIB
Kronik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
adalah:
(n) Catatan peristiwa menurut urutan waktu
kejadiannya; susunan waktu; yang berhubungan
dengan waktu.
Tahu kan komunitas orang-orang Betawi yang
mungkn masih ada disekeliling kita yang tinggal
segelintir itu…
Tahu juga kan adat,gaya bicaranya dan
kelakuannya hahaha….
Yang pasti bicaranya selalu lantang apa adanya.
Tanpa tedeng aling-aling (tanpa sembunyi-
sembunyi) dan kebanyakan dari mereka lucu
didengarnya. Belum lagi kelakuan..seperti
sekolahnya yang gak pernah tamat dan poligami.
Tapi, agamanya orang Betawi itu tumbuh kuat
lho. Jadi kalaupun gak tamat sekolah,paling tidak
mereka khatam Al Qur’an dan sukses menjadi
Haji/Hajjah. Belum lagi bekal ilmu silatnya dengan
tidak lupa golok di pinggang,ibaratnya gak takut
sama orang takutnya sama Yang Di Atas.
Hmm..sekarang orang Betawinya malah minggir
dari pusat kota,tanah dijual dijadikan bangunan
lain.. tak jarang mereka malah jadi sengsara.
Nah,novel ini ceritanya menggambarkan peristiwa
sebuah keluarga Betawi yang sudah mulai
terpinggirkan sesuai dengan zamannya. Zaman di
kala Presiden no 2 berkuasa. Bahkan salah satu
tokoh disini pun ikut serta saat dalam sebuah
tragedi mahasiswa. Kurang lebih begini silsilah
keluarganya.
Bung Juned dan Ipah yang hidup di masa
penjajahan memiliki 3 orang anak yaitu
Jaelani,Jarkasi dan Juleha.Bung Juned
berpoligami,Ada bagian cerita saat Juleha dan
Ipah merasa sedih akan kelakuan Bung Juned
yang membuat pembaca ikut terharu hiks..Walau
begitu Ipah senantiasa menemani Bung Juned
hingga akhir hayatnya.
Jaelani anak pertama dari Bung Juned menikah
dengan istri pertamanya,Rimah melahirkan
Juned,Japri dan Enoh. Akhirnya Rimah meninggal
karena DBD. Lalu saat ini Jaelani menikah lagi
dengan Salomah dan memiliki 1 anak,Fauzan.
Juned dan Japri sudah berkeluarga terlebih dulu.
Wah di cerita ini Juned dan Japri bener-bener
keliwatan daahh..sama babehnya (tipikal anak
Betawi banget).
Sedangkan Enoh mengalami hidup baru dengan
Salempang. Diceritakan pesta pernikahan yang
heboh tersebut dengan ledakan mercon
hahaha… bersamaan saat Jaelani didatangi tamu
dari badan Otorita mengenai tanah yang mereka
tinggali…mereka memiliki 2 anak salah
satunya,Muhammad Adrian.
Jarkasi yang memiliki orkes Gambang kromong
kini beristrikan Enden dengan anak perempuan
yang pandai menari,Edah. Edah mendapat
tawaran untuk pergi menari di Jepang,melalui
prkenalannya dengan seorang pria bernama
Bramantyo. Mau tahu selanjutnya??hmm..Batavia
memang kejam.
Dan putri bungsu dari Bung Juned dan
Ipah,Juleha kini bersuamikan Jiih,yang juga
berpoligami. Jadi senasib dengan ibunya,Ipah.
Diceritakan saat Jiih ingin menikah lagi
duh…kasihan banget Juleha ini. Belum lagi saat
menjalaninya ih..ngeselin banget.
Ceritanya mengundang senyum. Tipikal Betawi
banget. Fakta menarik dari orang Betawi yang
sudah banyak kita lihat dan dengar hehe…tapi
Fauzan dan Edah mampu mematahkan
anggapan yang selama ini sudah
berkembang,yaitu anak Betawi yang tak tamat
sekolah dan tidak sukses..
Ada sedikit aneh,di bab terakhir,dialog antara
Juleha dengan Edah kok ber “kamu-kamu”
yaa?….bukannya “lu-gue”. Tapi Penulis mampu
membuat sebuah novel yang unik dan segar.
Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s