9 Matahari Apr 20, ’09 4:11 PM

Posted on

for everyone
Category: Books
Genre: Other
Author: Adenita
Monday | 20 April ’09 |15.29 WIB

Kalau baca buku yang ini jadi inget bukunya Donny Dhirgantoro yang berjudul 5 Cm. Karena penceritaannya hampir mirip. Isinya adalah tokoh-tokoh yang baik-baik semua. Yang secara kebetulan juga,sang tokoh utama dikelilingi orang-orang baik yang siap menolong. Pertama kali mendengar judulnya,sempat terpikir ini cerita salah satu parpol di Indonesia,karena ada unsur 9 Mataharinya. Ternyata…jauh dari nuansa tersebut.

Matari Anas,seorang gadis yang memiliki cita-cita luhur meneruskan sekolah setinggi-tinginya hingga mendapatkan gelar sarjananya. Namun,kondisi keuangan keluarga membuat Matari harus memutar otak lebih keras untuk mendapatkan biaya kuliahnya. Dengan cara meminjam terlebih dahulu ke teman atau kerabat dekatnya. Matari pun mulai berpikir jauh agar ia semakin tidak terlunta-lunta kuliahnya dengan cara bekerja part time sebagai penyiar.

Tapi,ternyata tidaklah semulus itu. Berbagai masalah mulai menghadangnya. Beruntung ia memiliki sahabat-sahabat yang baik. Karena Matari memilki jiwa yang supel terhadap teman. Ia semakin terpuruk saat menghadapi hutang-hutangnya. Matari bingung.

Di balik cerita kesedihannya,Ia mampu kembali dari keterpurukan “Guru Baruku dari Sekolah Kehidupan”. Di awal bab menurutku ceritanya agak membosankan dan agak lama proses alurnya.

Tapi jangan khawatir. Buku ini memiliki nilai positif bagi yang berkeinginan kuat untuk menggapai cita-citanya tuk kembali sekolah namun dengan keterbatasan biaya. Kalau memang kita sudah niat pasti ada jalan,begitu filosofinya.

Aku baru tahu juga tuh gangguan Factitious,yaitu gangguan psikologis yang dilandasi oleh dorongan ketidaksadaran individu untuk berperan sebagai penderita sakit. Dan Sindrom Munchausen,yaitu orang yang cenderung lebih bermakna sebagai penderita sakit.
Nah,Matari sempat mengalami keraguan,apakah ia menderita gangguan tersebut. Karena latar belakang keluarga sewaktu ia kecil.

Kata-kata yang mengandung optimisme ditemukan di buku ini. Jadi tidak perlu berkecil hati terlalu lama bila kita dalam keadaan terpuruk. Hanya aku masih bertanya-tanya,bagaimana cara Matari melunasi hutang-hutangnya yaa??

Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s