Tiga Venus Apr 23, ’07 3:02 PM

Posted on

for everyone
Category: Books
Genre: Other
Author: Clara Ng
Monday : 14.21 wib

Emily, seorang wanita karier status lajang.
Juli, Ibu rumah tangga dengan 3 putra,dua diantaranya kembar dan sedang mengandung anak ke 4.
Lies, seorang guru bahasa indonesia/sastra indonesia status janda.

Ketiganya bertukar tempat.
“Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya..hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya” (To Kill A Mockingbird-Harper Lee).
Kutipan yang ditulis Clara Ng pada awal buku Tiga Venus.

Menceritakan tiga wanita berbeda latar belakang,pekerjaan dan status. Akhirnya pada suatu waktu bertukar tempat.

Emily menjadi Juli yang sudah berkeluarga dan sedang hamil.
Juli menjadi Lies seorang guru denagn masa lalu kelam.
Lies menjadi Emily seorang wanita karier sukses.

Saat mereka bertukar inilah kejadian-kejadian yang sebelumnya tak terbayang,dialami oleh mereka. Walaupun tubuh berganti tapi jiwa mereka masih sama dengan yang asli.
Jadi,di awal cerita agak membingungkan buatku,pertukaran mereka terkait dengan aslinya mereka.

Emily yang ruwet dengan urusan domestik rumah tangga. Ketiga anak Juli yang dirasa Emily nakal sekali. Belum lagi urusan dengan ibu mertuanya yang sangat cerewet. Hehehehe….kisah Emily banyak mengundang tawa. Pembicaraan antara Emily dengan ibu mertua,dengan Lies ataupun Juli membuat yang membaca tertawa. Karena memang pembawaan sifat Emily yang easy going.

Juli yang tenang,yang agak berpikiran dewasa (maklum,aslinya toh dia sudah menikah). Harus menjadi guru dan berjuang menyelamatkan siswinya-Kim-yang kedapatan hamil diluar nikah kemudian aborsi (hmm..cerita sinetron).

Kasus Kim siswi yang diluar nikah tersebut cukup dapat di buat pemikiran. Mengapa pihak sekolah tidak dapat menjadi naungan seperti sebuah keluarga. Kenyataannya,kebanyakan dari pihak sekolah adalah tidak mau tahu urusan siswinya yang kedapatan hamil diluar nikah. Akhirnya sang siswi pun terpaksa harus putus sekolah,masa depan suram.
Disinilah Juli meneruskan perjuangan Lies memperjuangkan hak siswinya agar tetap dapat mengenyam pendidikan yang layak.

Lies yang kelabu menjadi Emily yang sibuk dan modern. Lies harus berperan menjadi Emily yang sibuk dengan urusan pekerjaan marketingnya. Ada kekisruhan saat Emily ke kantor bertemu Lies,karena nama mereka menjadi tukar menukar hingga dua lelaki di kantor tersebut (bos dan rekan) dibuat bingung..hehehehe…
Hingga pada suatu waktu Lies harus mewawancari kandidat GM marketing. Yang ternyata kandidat tersebut adalah mantan suaminya,3 tahun yang lalu. Mantan suaminya yang berjiwa psiko,karena kerap memukul,menampar dan mencekik Lies (KDRT nih ceritanya).

Lucu,feminitas dan segar. Cukup bagus untuk direnungkan untuk beberapa kisah mereka.

“Keberanian adalah saat kamu tahu kamu akan kalah sebelum memulai,tetapi kamu tetap memulai dan kamu merampungkannya,apapun yang terjadi”.
(To Kill A Mockingbird-Harper Lee)
Diambil dari kutipan di cerita Tiga Venus.

Pernah mendengar dan merasakan hal seperti kutipan diatas?atau merasa ada kecocokan dengan kutipan di atas?…hmmm..
Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s