Museum Seni dan Budaya Jawa-Ullen Sentalu Nov 6, ’07 11:00 PM

Posted on Updated on

for everyone
Category: Other
Thursday;18 Oktober 2007;10.01 wib
Museum Ullen Sentalu letaknya dekat dengan
Kaliurang. Kalau dari Kaliurang naik kereta mobil
hanya Rp 3000 berhenti di dekat Lapangan Tenis
dan berjalan sedikit, ke arah kanan disitulah pintu
masuk Museumnya. Tempatnya memang
tersembunyi. Tapi kalau kita sudah masuk..gak
akan kecewa deeh…
HTM untuk dewasa Rp 25.000/orang kalau untuk
turis asing Rp 45.000 dan pelajar kalau gak salah
Rp 15.000/orang. Pertama lihat bangunannya
mirip kastil zaman dulu deh. Banyak ditumbuhi
tanaman-tanaman jenis besar dan bersulur-sulur.
Dan memang ternyata bangunan ini terinspirasi
dari gaya eropa dipadukan budaya jawa dan
bangunannya dibangun mengikuti kontur tanah
yang naik turun sesuai di
pegunungan,tanamannyapun sengaja ditanam
agar menghindari bila terjadi tanah longsor.
Memasuki museum swasta ini kita akan
didampingi oleh pemandu. Iya sih kalau nggak
ada pemandunya kita bisa nyasar hehehe…Jadi
Ullen Sentalu itu adalah kependekan dari
“Ullating Blencong Sejatine Tataraning Lumaku”
ini adalah ungkapan jawa yang bermakna “Pelita
Kehidupan”. Mulai memasuki bangunan kita
diperlihatkan suasana eksotis dan romantic
lho…keheningan kesejukan dan cahayanya pas
banget deh.
Di “Guwo Selo Giri” ini adalah ruangan bawah
tanah dimana semua bangunannya dibangun
menggunakan batu2an dari G. Merapi. Kita
disuguhi foto-foto dan lukisan-lukisan yang
menceritakan tentang kehidupan keraton pada
masanya,raja-raja dan tokoh-tokoh penting lain
serta disisipi bebrapa filosofi-filosofi jawa yang
bagus.
Bangunan berikutnya adalah “Kampung
Kambang” yang terdiri atas lima bangunan. Disini
terkesan kalau bangunan ini hanya berdiri di atas
air (mengambang). Dua bangunan berisikan
dokumentasi dua putri raja dari Kasunanan
Surakarta dan tiga bangunan lain adalah ruang
Paes Agung dan Ruang Batik. Di ruang Batik kita
jadi tahu motif batik yang ternyata banyak
ragamnya disertai makna yang terkandung dari
motif tersebut.
Di Areal “Taman Kaswargan” ditampilkan
beraneka benda seni dan patung artistik. Setelah
lelah berkeliling diakhir perjalanan kita disuguhi
minuman hangat resep dari GKR Ratu Hemas
atau boleh juga ke Beukenhof Restoran sambil
menikmati teh hangat.
Di areal dalam museum kita dilarang untuk
memotret atau ambil gambar video
tapi…nih..setelah akhir perjalanan..ada acara
bebas yang kita bisa ambil gambar suka-suka di
spot-spot yang menarik,yang unik dan yang
romance deeh…Pokonya hampir semua area luar
bisa diabadikan gambarnya karena tempatnya
benar-benar eksotis. Kayaknya cocok deh buat
photo-photo pre wedding hehehe….
Kunjungan yang mengesankan…
Tags:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s